Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Meteran Air

DIGIRING : Pelaku saat digiring petugas ke sel tahanan Polsek Gunung Sari, Jumat (17/9). (Dery Harjan/Radar Lombok)

MATARAM – Pencuri meteran air milik PT Air Minum Giri Menang (AMGM) ditangkap Tim Opsnal Polsek Gunung Sari. Pelaku ternyata adalah bekas pegawai PT Air Minum Giri Menang berinisial CF (46).

Warga Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram ini ditangkap setelah berulangkali mencuri.  Tak tanggung-tanggung ada tiga puluhan TKP tempatnya beraksi. “ Pelaku kita tangkap kemarin di rumahnya,” kata Kapolsek Gunung Sari, IPTU Agus Eka Artha Sudjana, Jumat (17/9).

Penangkapan pelaku kata Agus atas laporan polisi   LP/B/59/IX/2021/SPKT/Sek.Gunung Sari. Yang mana telah terjadi kehilangan meteran air di BTN Citra Persada Medas Desa Gunung Sari. Laporan tersebut ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan hingga akhirnya identitas pelaku terungkap. “ Beruntung di TKP ada kamera CCTV sehingga berbekal rekaman CCTV itu kita mengetahui bagaimana pelaku serta ciri-ciri serta apa yang digunakan mencuri meteran korban,” ungkapnya.

BACA JUGA :  16 Kali Beraksi di Kantor Wali Kota, Pelaku Mantan OB di Bappeda

Modus pelaku kata Agus, adalah dengan cara melompati tembok kemudian membuka meteran menggunakan kunci pipa yang dibawanya. Setelah berhasil mencuri meteran air korban kemudian langsung dijual ke pedagang rongsokan seharga Rp 45 ribu. “ Jadi sudah 30 TKP tempatnya mencuri. Itu tersebar di wilayah Gunung Sari, Batulayar hingga Mataram. Barangnya dijual ke pedagang rongsokan dan uangnya digunakan untuk kebutuhan sehari-harinya,” bebernya.

Atas perbuatannya pelaku bersama barang bukti kini diamankan di Polsek Gunung Sari guna proses hukum lebih lanjut.

Tenaga ahli komunikasi PT Air Minung Giri Menang, Sahrir, mengapresiasi langkah cepat kepolisian dalam mengungkap kasus ini. Sebab pencurian meteran air kata Sahrir, kerap kali terjadi. Untuk kerugian yang dialami pihaknya, Sahrir mengaku bahwa belum dapat dipastikan. Sebab untuk meteran air sendiri itu adalah tanggungjawab pelanggan. Dengan begitu maka yang dirugikan adalah pelanggan itu sendiri. “ Kami hanya dari sisi immaterialnya saja. Artinya potensi kehilangan air yang kita dapat,”ungkapnya. Terkait berapa pelanggan yang kehilangan meteran air belakangan ini, Sahrir, mengaku bahwa yang baru terdata hanya tiga puluhan. Hanya saja ini berpotensi bertambah. “Karena ini jalan terus,”paparnya.

BACA JUGA :  Pengedar Sabu Asal Teros Dibekuk

Untuk itu pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati. Sebab banyak juga oknum yang mendatangi pelanggan mengatasnamakan petugas PT Air Minung Giri Menang. “Itu jangan dipercaya. Kalau petugas itu selalu dibekali dengan seragam dan kartu nama,”tutupnya.(der)