Polisi Diharapkan Berlaku Adil dan Amanah

MATARAM—Satuan Brimob Polda NTB menggelar tablig akbar dalam rangka revolusi mental guna mewujudkan Polri yang profesional, modern dan terpercaya.

Tablig akbar yang   berlangsung di lapangan Teratai Satuan Brimob Polda NTB ini dihadiri dai kondang Syekh Ali Saleh Muhammad Ali Jaber. Kapolda  Brigjen Pol Umar Septono mengatakan tablig akbar merupakan bagian dari revolusi mental. Karena kunci dari keberhasilan adalah apabila masing-masing anggota telah merubah pola pikir. " Sebagai anggota Polri harus benar-benar menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pelindung, pengayom yang diamanahkan dalam undang-undang," ujarnya Jumat kemarin (16/9).

Kapolda mengharapkan, siraman rohaani tersebut bisa mengoptimalkan kembali tugas kepolisian dan tuntutan masyarakat. Tuntutan masyarakat saat ini menurutnya banyak  yang harus dikejar. Sedangkan yang ditemui saat ini  masih ada kepolisian yang bekerja mengharapkan pujian dari orang lain. " Mari mengharapkan rida Alloh dalam bekerja  sehingga tidak ada rasa lelah saat bertugas. " Beribadah sambil bekerja," katanya.

Syekh Ali Jaber diawal ceramahnya mengatakan, inti kehidupan di dunia adalah hablumminallah dan hablumminannas. Keduanya harus dilakukan dengan seimbang. Kemudian manusia disebutnya harus  mendekatkan diri dengan Allah SWT. ‘’ Hidup itu harus seimbang dalam artian harus beribadah kepada Allah SWT,’’ katanya.

Kemudian ia menyebut polisi itu mempunyai tugas yang luar biasa. Ia berpesan,  dalam menjalankan tugas, anggota polisi jangan memperdulikan untuk mendapatkan pujian dari  orang lain. Seorang polisi yang baik kata dia,  bukan menunggu dipuji oleh manusia tapi bagaiaman mengikhlaskan diri karena Allah. " Kalau tulus dan berbuat maksimal sesuai kemampuan maka akan dapat ganjaran dari Allah," ungkapnya.

Selanjutnya, Syeikh Ali Jaber juga mengharapkan kepolisian dalam bertugas harus selalu adil. Ia mencontohkan, inti dari dakwah nabi Muhammad SAW dari zaman kegelapan dengan membawa keadilan. Nabi Muhammad juga terkenal dengan sifatnya yang amanah. Allah juga disebutnya sudah menjanjikan bahwa negara yang tidak menjalanlakan syariat Islam tapi aturan negaranya adil dan tidak membedakan, akan diberikan kemakmuran. " Maka Allah akan menjamin negeri tersebut makmur. Bukan karena negeri tersebut kafir tapi karena mereka telah berlaku adil," ungkapnya.

Dalam bertugas juga polisi,  bukan mengedepankan  kekerasan  tapi ketegasan.Dengan mengedepankan ketegasan, masyarakat akan menjadi terbimbing dan dengan  cepat menerima nasehat nasehat dari kepolisian.”Karena yang diminta sama masyarakat itu adalah polisi yang tegas, bukan yang mengedepankan kekerasan,”ungkapnya.

Syekh Ali Jaber  berharap kepada kepolisian di NTB untuk merubah citra dan wibawa agar menjadi polisi yang berinilai di mata Tuhan, tidak hanya bernilai di mata masyarakat.” Dalam beberapa kasus banyak polisi yang melakukan kekerasan terhadap masyarakat. Padahal dengan berbuat seperti itu, membuat citra polisi semakin rendah di mata masyarakat, dan semakin rendah di hadapan Tuhan,”ujarnya.

Selain itu, syekh yang pernah menjadi imam Masjid Al-Muttaqin Cakranegara ini menyampaikan rasa prihatinnya terhadap maraknya kekerasan yang terjadi. Padahal kekerasan tidak akan membawa kedamaian. ”Adanya perbedaan itu wajar, tapi jangan buat perbedaan itu menjadi permusuhan. Ada perbedaan dalam pendapat itu wajar. Namun jika ada aliran yang membawa kekerasan itu berarti tidak baik,”ungkapnya.

 Hadir dalam acara tersebut antara lain Kapolda NTB Brigjen Pol Umar Septono, Kasat Brimob Polda NTB Kombes Pol Taufik Hidayat, para Kapolres jajaran Polda NTB, Kakanwil Depag Provinsi NTB Suleman Hamid dan sebagainya.(gal)