Polisi Belum Bisa Mengungkap Pencurian Guardrail

DIKEJAR: Kapolsek Pemenang AKP Evy Febriani beserta jajarannya tak berhasil mengejar pelaku pencurian guardrail saat malam kejadian. (IST/RADAR LOMBOK)

TANJUNG -Aksi pencurian guardrail (besi pembatas jalan) nasional di jalur kawasan wisata Pandanan, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Kamis lalu (26/8) belum bisa diungkap Kepolisian. “Kami saat ini masih dalam tahap penyidikan,” ucap Kapolsek Pemenang AKP Evy Febriani kepada Radar Lombok, Senin (30/8).

Evy mengaku masih mencari siapa pelaku pencurian guardrail itu. Seperti diketahui, saat malam kejadian, dua orang yang sedang memotong guardrail tampak kabur saat polisi datang. Saat dikejar, polisi tak berhasil menangkapnya. Hanya ditemukan sejumlah barang bukti yang digunakan untuk memotong guardrail seperti tabung gas 3 kg, selang, mata las yang diduga digunakan untuk memotong, 11 lonjor besi pagar pembatas jalan yang sudah terpotong, serta sebuah tabung oksigen. “Kita baru mengamankan barang bukti saja, kami terus mencari siapa pelaku pencurian tersebut,” tegasnya.

BACA JUGA :  TNP2K Minta Penerima Rastra Didata Ulang

Terpisah, Kasi Teknik Sarana Prasarana Bidang Perhubungan Darat, Dishublutkan KLU Azwar Azizi mengapresiasi upaya penggagalan pencurian guardrail yang dilakukan aparat kepolisian beserta masyarakat setempat. “Yang pernah kita laporkan itu di Gumantar jalur kabupaten, pernah kita laporkan ke aparat hukum, tapi tidak berhasil ditemukan pelakunya sampai sekarang,” ungkapnya.

Kini aksi pencurian terjadi di jalur nasional, pihaknya berharap agar pelaku dapat ditangkap sebagai bentuk efek jera terhadap oknum yang mencuri fasilitas keselamatan jalan. “Dan kami pun tetap melakukan penyuluhan atau sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya fasilitas tersebut untuk pengguna jalan,” terangnya.

BACA JUGA :  Dikbudpora Terima Blangko Ijazah SMP

Diungkapkan, guardrail sepanjang jalan di KLU terpasang di 13 titik, di antaranya jalan nasional dipasang di jalur Sambik Elen dan Anyar di  Kecamatan Bayan; Kayangan di Kecamatan Kayangan; Malaka di Kecamatan Pemenang.

Kemudian jalan provinsi di Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang. Yang banyak itu jalan kabupaten, yaitu Rempek, Genggelang, Bentek di Kecamatan Gangga, kemudian Pendua, Gumantar, Selengen di Kecamatan Kayangan, Pemenang Barat (Kerujuk) di Kecamatan Pemenang, dan Senaru di Kecamatan Bayan. “Kita harap masyarakat ikut berpartisipasi mengawasi aksi pencurian besi pembatas jalan, karena guardrail dipasang di titik-titik rawan kecelakaan seperti tebing, dan lainnya,” imbuhnya. (flo)