Polda NTB Tangkap Penyebar Foto Porno

Polda NTB Tangkap Penyebar Foto Porno
KASUS ITE : Pelaku tindak pidana kesusilaan dan penginaan di media sosial yang ditangkap Subdit II Cyber Crime Polda NTB, Jumat kemarin (12/1). (Ali Ma’shum/Radar Lombok)
Advertisement

MATARAM—Tim Opsnal Subdit II Cyber Crime dan perbankan Polda NTB menangkap  AR (25 tahun) warga salah satu lingkungan di Kota Mataram.

Ia ditangkap setelah melakukan dugaan tindak pidana penyebaran konten foto yang bermuatan kesusilaan. “ Dia (pelaku) kita tangkap kemarin (Kamis, 11/1) saat akan bertemu dengan calon korbannya yang lain,’’ ujar Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol Syamsudin Baharuddin Jumat  kemarin (12/1).

BACA JUGA :  Kasus Perdagangan Orang, Sembilan Orang Jadi Korban

Bermula saat pelaku meminta pertemanan melalui aplikasi BBM kepada korban A sekitar tahun 2016. Permintaan ini langsung diterima oleh korban. Dua minggu kemudian, pelaku meminta korban untuk mengirim foto bermuatan kesusilaan (bugil).  Setelah itu, pelaku mengajak korban bertemu untuk melakukan hubungan badan. Jika ditolak, pelaku mengancam akan menyebarkan foto seronok itu ke media sosial. “ Korban menjadi takut dan langsung menghapus pertemanan dengan pelaku,’’ Katanya.

Lalu pada bulan September 2017, pelaku mengirim 14 buah foto tersebut ke melalui inbox ke akun facebook (FB) milik korban lainnya berinisial N. Korban N kemudian diajak bertemu untuk melakukan hubungan suami istri. Namun, korban terlebih dahulu melapor ke Ditreskrimsus Polda NTB dan Lembaga Perlindungan Anak (LPA). Pelaku akhirnya  ditangkap setelah kepolisian bekerja sama dengan salah seorang calon korban lainnya. “ N ini masih dibawah umur. Atas bantuannya lah pelaku berhasil kita tangkap,’’ Ungkapnya. Terungkap juga, pelaku mengirimkan beberapa foto bugil tersebut kepada dua orang korban lainnya yang juga masih dibawah umur. Pelaku juga  meminta foto bugil kepada korban anak dibawah umur yang lain. “ Jadi selain mengirim foto yang bermuatan kesusilaan itu, pelaku juga meminta foto kepada korban lainnya. Secara keseluruhan, kasus ini kita lakukan penyelidikan selama satu bulan,’’ terangnya.

Modus yang dilakukan pelaku adalah mencari korban anak dibawah umur di media sosial. Kemudian meminta foto yang bermuatan kesusilaan. Setelah itu, pelaku mengajak korban bertemu untuk melakukan hubungan badan. “ Jika tidak dituruti, ia akan menyebarkan foto tersebut di media sosial. Totalnya ada empat korbannya. Tiga dibawah umur, tapi semuanya itu belum sempat berhubungan intim dengan korban. Ini murni penyebaran konten yang bermuatan kesusilaan dan tidak ada unsur pemerasannya,’’ jelasnya.

Petugas menyita barang bukti. Diantaranya, satu buah handphone (Hp), satu unit kartu GSM, satu unit memory card 4 GB dan akun FB milik pelaku.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam dijerat pasal 27 ayat (1) Jo pasal 45 ayat (1) dan pasal 27 ayat (3) jo pasal 45 ayat (3) Undang-undang RI No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang RI nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman maksimal 6 tahun penjara.

Petugas memastikan akan melakukan pengembangan. Hal ini untuk mengetahui adanya korban yang lain. Untuk itu, permintaan keterangan masih akan dilakukan petugas. ‘’ Kasus ini akan kita kembangkan terus. Yang jelas korbannya yang sudah kita identifikasi berjumlah empat orang. Pelaku juga sudah mengakui perbuatannya,’’ Katanya.

BACA JUGA :  Kafe Remang-Remang Dirazia

Syamsuddin meminta masyarakat untuk mengawasi anak masing-masing. Orang tua diharapkan lebih peka terhadap anaknya. “ Media sosial ini sangat rentan. Untuk itu mohon anak-anaknya diawasi juga,’’ pungkasnya.

Pelaku sendiri saat diperlihatkan petugas hanya menunduk dan tidak berkomentar.  Koordinator Divisi Advokasi LPA Mataram Joko Jumadi mengatakan, pihaknya hanya mendampingi satu orang korban yang masih dibawah umur dalam kasus ini. Proses pendampingan dilakukan sejak bulan September 2017. “ Karena korban ada rasa traumanya makanya kita dampingi. Kita dampingi lebih kepada psikologisnya saja,’’ katanya di Mapolda NTB.(gal)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid