Polda Buru Dua Pelaku Penembakan Anggota Polisi

Bima Ditetapkan Siaga Satu

Kepolisian juga tidak mengurangi tingkat kesigaan di Polres lainnya. Karena kejadian penembakan terjadi di NTB. Jalur-jalur masuk dan keluar wilayah Bima diatensi petugas. Hal tersebut untuk mencegah pelaku keluar dari Bima atau pulau Sumbawa.” Baik di Dompu, Sumbawa peningkatan status siaga kita laksanakan. Jadi semua personel kita siagakan,’’ sebutnya.

Sementara itu, kedua anggota Polri yang terkena tembakan Bripka Abdul Gafur dan Bripka Zainal sudah menjalani operasi untuk mengeluarkan peluru yang bersarang ditubuhnya. Peluru di Bripka Abdul Gafur bersarang di tulang punggung sebelah kanan dikeluarkan RS Bhayangkara Mataram. Sedangkan Bripka Zainal dioperasi di RSUD Bima. ” Sudah dioperasi tadi malam. Sekarang kondisi keduanya sudah mulai membaik,” ungkapnya setelah menjenguk Bripka Abdul Gafur.

Terpisah Kasubag Humas Polres Bima Kota IPDA Suratno menjelaskan, selain lima orang yang diamankan polisi, satu orang  FR diserahkan oleh Lurah Penato’i Senin sore lalu.”Sore kemarin Lurah Penato’i mengantar seorang warganya yang ingin menyerahkan diri,” jelas Ratno.

Ratno menegaskan, untuk keterlibatan enam warga tersebut belum bisa diungkap. Karena mereka masih dimintai keterangan dan dilakukan pendalaman.  “Untuk sementara sejauh mana keterlibatan mereka belum bisa kami jelaskan. Mereka masih diperiksa,” ujarnya.   Diakui Ratno, keenam warga Penato’i tersebut saat ini masih diamankan di Mapolres Bima Kota. Mereka masih dimintai keterangan terkait kasus penembakan dua anggota Polri itu.

BACA JUGA :  Mengenal Bripka M Nurul Wathan, Peraih Polisi Teladan Tingkat Polda NTB 2017