
SELONG–Angin kencang menyebabkan satu pohon kelapa tumbang dan menimpa atap rumah warga di Lingkungan Kampung Batu, Kelurahan Majidi, Kecamatan Selong, Lombok Timur pada Sabtu (1/2) sekitar pukul 11.30 WITA. Kejadian ini mengakibatkan atap rumah warga tersebut roboh.
Menurut keterangan saksi mata, Anto, suara tumbangnya pohon yang keras mengejutkan keluarganya dan warga sekitar.
“Kami sedang di dalam rumah saat itu, tiba-tiba terdengar suara seperti gempa bumi. Kami langsung berhamburan keluar, ternyata kami melihat pohon kelapa besar sudah menimpa rumah tetangga kami,” ujarnya.
Rumah yang tertimpa pohon tersebut dalam keadaan kosong saat kejadian, karena pemiliknya sedang melayat ke rumah keluarganya di desa lain.
Akibatnya, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
“Kerugiannya sekitar 30 jutaan, saya kira. Atap rumahnya hancur, bahkan balok-baloknya juga ikut roboh. Tembok dan plafon juga retak-retak,” tutur Anto, yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.
Kejadian ini menjadi perhatian warga sekitar, yang khawatir dengan keberadaan pohon-pohon kelapa lain yang berpotensi tumbang. Mereka berharap pemilik pohon dan pemerintah daerah segera mengambil tindakan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
“Kami sudah sering mengusulkan agar pohon-pohon kelapa yang sudah tua dan berpotensi tumbang segera ditebang. Ini demi keamanan kami juga,” kata Anto.
“Masak menunggu ada korban lagi, kami selalu khawatir jika datang angin. Terlebih angin kencang disertai hujan lebat. Intinya kami tidak aman dan nyaman dengan kondisi seperti ini,” imbuhnya.
Hal yang sama disampaikan seorang warga yang rumahnya berdekatan dengan lokasi kejadian. “Kita selalu was-was, untuk itu kami minta perhatian dari pemerintah untuk secepatnya mengatasi ini. Agar tidak ada lagi rumah warga yang menjadi korban,” tegas Rahman.
Ia pun berharap kejadian serupa tidak terulang lagi, dan secepatnya warga di Kampung Baru ini difasilitasi untuk musyawarah dengan pemilik lahan atau pohon kelapa untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti kejadian hari ini.
“Kami siap untuk rembuk bersama dengan pemilik pohon kelapa. Harapan kami kepada pemerintah kelurahan segera memfasilitasi kami untuk mencari solusinya,” tandasnya.
Warga sekitar dan tim dari Unit Reaksi Cepat (URC) SAR Lombok Timur serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lombok Timur segera memberikan bantuan. Mereka membersihkan puing-puing dan mengevakuasi pohon yang tumbang.
Koordinator Lapangan SAR Lombok Timur, Samsul Fadli, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari warga dan langsung bergerak ke lokasi kejadian.
“Alhamdulillah, evakuasi pohon kelapa yang menimpa rumah warga bisa kita atasi. Dan butuh waktu kurang lebih tiga jam karena kondisinya sangat parah,” tutupnya. (lie)