PNS Terbukti Narkoba akan Dipecat

TANJUNG—Diamankannya oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS), JER yang bekerja di Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Lombok Utara (KLU) oleh kepolisian, lantaran ditemukannya dua poket sabu-sabu di jok motornya, membuat geram Wakil Bupati (Wabup) KLU, Sarifudin.

Terlebih Sarifudin sendiri merupakan Ketua Badan Narkotika Nasional (BNN) KLU. “Ini sungguh memalukan. Kalau memang ada ruang pemecatan, pasti kita pecat. Karena saya sendiri sering mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan Narkoba,” ujar mantan Ketua Komisi II DPRD NTB itu, Jumat (1/7).

Sarifudin sendiri mengaku belum mendapatkan informasi lebih lanjut dari Polres Lombok Barat terkait kejelasan status JER, apakah hanya pemakai saja atau pengedar, atau bisa jadi ada yang menjebak dengan menaruh Narkoba di jok motor. “Tetapi kalau nanti terbukti menggunakan Narkoba, apalagi mengedarkan. Kita akan pecat kalau memang ada ruang. Untuk saat ini, kita mengedepankan asas praduga tak bersalah saja dulu,” tegasnya.

BACA JUGA :  Pengedar Ganja di Karang Bagu Ditangkap

Lebih lanjut Sarifudin mengatakan, dengan adanya oknum PNS yang diamankan karena kedapatan sabu di jok motornya, pihaknya akan segera melakukan tes urine untuk seluruh PNS lingkup Pemerintah KLU, untuk mengetahui ada tidaknya PNS yang menggunakan Narkoba. Pihaknya nanti akan berkoordinasi dulu dengan BNN NTB. “Yang jelas untuk tes urine ini tidak akan kita jadwalkan,” tegasnya.

Menurut Sarifudin, saat ini para pengedar Narkoba menyasar korban dengan tidak memandang usia ataupun pekerjaan. Semua lini dimasuki. Bahkan ada oknum PNS yang terlibat di daerah lain. Karena itu diharapkan agar semua pihak perang melawan narkoba ini.

Seperti diketahui, JER diamankan oleh anggota Polres Persiapan KLU dan Anggota Polsek Gangga Kamis lalu (30/6), karena saat jok motor dinasnya (DR 3562 GU) digeledah, terdapat dua poket sabu. JER beserta barang bukti pun diamankan ke Polsek Gangga, kemudian digelandang ke Polres Lobar untuk diambil tindakan lebih lanjut. (zul)