PNS Tambah Libur akan Disanksi

ILUSTRASI PNS

TANJUNG –Pemkab Lombok Utara akan memberikan sanksi tegas terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menambah waktu liburan Natal dan Tahun Baru di luar yang telah ditentukan oleh pemerintah. “Kami akan memberikan sanksi tegas kepada PNS yang kedapatan menambah libur sepanjang perayaan Natal dan Tahun Baru,” tegas Asisten III Setda Lombok Utara, H Zulfadli, Senin (2/1).

Menurutnya, libur perayaan natal dan tahun baru sudah cukup memuaskan. Mulai dari libur perayaan natal tanggal 24-26 Desember lalu. Kemudian, memasuki tahun baru 2017 mendapatkan libuaran mulai tanggal 31 Desember 2016 lalu hingga 2 Januari 2017. Sehingga sangat cukup panjang untuk seorang PNS untuk merayakan tahun baru bersama orang terdekat dan mengunjungi sanak keluarga untuk berbagi kebahagiaan, kecuali PNS yang meminta izin cuti. “Kami akan mengintruksi seluruh kepala SKPD untuk mengecek pegawai nantinya supaya mengetahui mana pegawai yang malas masuk. Kita akan turun sidak,” katanya.  

Sanksi bagi PNS yang tidak masuk kerja setelah libur panjang tersebut, diberikan sesuai dengan mekanisme dan aturan yang ada. Untuk pemberian sanksi disesuaikan dengan PP No. 53/2010 tentang Disiplin PNS. Sanksi disesuaikan dengan pelanggaran. Jika pelanggaran yang dilakukan tidak berat cukup diberikan sanksi dengan lisan dan tulisan. “Kita lihat tingkat pelanggaran yang dilakukan,” tandasnya. (flo)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid