PNS Lotim Dilarang Masuk Café

Ali BD (GAZALIE/RADAR LOMBOK)

SELONG—Bupati Lotim, Ali BD telah berulang kali meluapkan kemurkaanya terkait adanya Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang nakal, dan menyalahi ketentuan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Kali ini bupati, menyidir adanya oknum PNS yang suka dan sering kali nongkerong ke tempat-tempat hiburan malam, seperti Café.

Jika ada oknum PNS yang suka mendatangi Café, maka dipastikan dia itu dianggap sebagai PNS yang korupsi. Baik itu PNS statusnya sebagai Kasi, stap ataupun yang lainnya. “Itu pasti hasil orang itu (PNS red) korupsi,” tegas Ali.

Khusus untuk SKPD yang menangi proyek, diingatkan untuk tidak mencari keuntungan dari proyek itu kemudian digunakan ke café. Karena selama ini, ditemukan oknum PNS di SKPD tertentu mendatangi café dan memanfaatkan para kontraktor atau pemborong yang mendapat proyek di SKPD tersebut.

[postingan number=3 tag=”pns”]

Dia mengaku prihatin melihat ulah oknum PNS seperti itu. Disisi lain, banyak masyarakat Lotim yang masih dalam kondisi miskin dan masih membutuhkan bantuan. Sementara oknum PNS yang nakal itu , kerjanya hanya datang ke Cafe untuk berhura-hura. “Dan terus disuap oleh pemborong, supaya bisa dibayarkan Café,” bebernya.

Perilaku PNS seperti dianggap salah besar dan mencidrai jabatan sebagai ASN. Jika hal itu menjadi tujuan utama untuk mengincar jabatan ,  pemikiran seperti dianggap Ali sangat keliru. “Selain dapat dosa di dunia. Juga mendapat dosa di akhirat,” terang dia.

Dari kemarahannya, bupati memberikan pesan ke PNS agar tidak meniru perilaku oknum PNS nakal. Sebagai apartur sipil negara, harus lah memberikan contoh dan kinerja yang baik bagi negara dan masyarakat Lotim khususnya. Karena prilaku yang ditampilakn PNS itu, akan mencerminkan nilai kepribadian PNS ditengah masyarakat. (lie)