PMI Kabur Dari Karantina, Wisma Nusantara Dijaga Ketat

DIJAGA KETAT: PMI asal Kota Mataram masih menjalani isolasi mandiri di Wisma Nusantara, dan dijagat ketat pihak Satpol PP. ( IST FOR RADAR LOMBOK )

MATARAM—Penjagaan di Wisma Nusantara sebagai tempat isolasi mandiri pekerja migran Indonesia (PMI) yang datang dari luar negeri kini diperketat. Tujuannya adalah agar kaburnya salah satu PMI ketika masa karantina belum selesai, tidak terulang lagi.

Petugas Satpol PP berjaga ketat di Wisma Nusantara dengan meningkatkan pengawasan. “Iya kini sudah dijaga Satpol PP. Kita ingin tidak adalagi PMI yang kabur sebelum selesai masa karantinanya,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Mataram, Hariadi di Mataram, kemarin.

Sebelumnya, satu PMI kabur dari pusat karantina. Petugas tidak tinggal diam dan langsung melakukan pencarian. Berbekal alamat KTP yang diterima dari hasil pendataan. Pencarian petugas tidak membuahkan hasil. PMI yang kabur belum ditemukan hingga saat ini. “Alamat rumahnya yang di KTP kita cari mau dijemput. Tapi ternyata tidak ada orang dirumahnya itu. Masih digembok pintunya dan dirantai. Kita gedor juga tidak ada orang. Mungkin dia pindah kemana mungkin,” katanya.

Kendati demikian, petugas tidak menyerah begitu saja. Pencarian masih akan dilakukan. “Sampai nanti benar-benar dipastikan keberadaannya. Masih kita cari dan memang dia itu benar warga Selagalas,” ungkapnya.

Kemudian satu pekan terakhir. Hariadi mengatakan, ada empat PMI yang datang dari luar negeri. Rata-rata, PMI tersebut datang dan bekerja di Negeri Jiran Malaysia. Karena kontrak kerjanya habis. Dipulangkan ke tanah air. “Masih empat orang itu yang datang pekan lalu,” terangnya.

Untuk penambahan PMI yang datang masih dimungkinkan. Tapi Hariadi mengaku belum mengetahui jadwal kedatangannya. “Kalau ada penerbangannya nanti biasanya kita dikasi tahu. Langsung kita arahkan ke tempat isolasi mandiri dulu di Wisma Nusantara. Mereka di sana selama lima hari,” jelasnya.

Selama di Wisma Nusantara. PMI yang datang akan mengikuti sejumlah tahapan. Diantaranya akan mengikuti swab tes. Sebelum benar-benar sehat dan tidak tertular virus Covid-19. PMI belum dibolehkan pulang ke rumah masing-masing. “Dia akan berada di Wisma Nusantara sampai dinyatakan benar-benar sehat oleh tim medis. Baru bisa dipulangkan. Ini sudah prosedurnya bagi yang datang dari luar negeri,” jelasnya.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mataram, I Nyoman Swandiasa mengatakan, Wisma Nusantara digunakan untuk isolasi mandiri PMI asal Kota Mataram. Sementara dua hotel dijadikan rumah sakit darurat untuk isolasi mandiri warga Kota Mataram yang positif Covid-19. “Jadi tempat isolasi mandirinya tidak digabung. Wisma Nusantara itu untuk PMI kita yang datang dari luar negeri,” katanya. (gal)