PLN Mulai Uji Coba PLTU Sambelia

Chaidar Syaifullah (Lukmanul Hakim/Radar Lombok)

MATARAM  – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) mulai melakukan uji coba terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Independent Power Producer (IPP) berkapasitas 2×25 Mega Watt (MW) milik swasta yang berlokasi di Sambalia, Lombok Timur.

Uji coba ini rencananya akan dilakukan sepanjang bulan Januari 2017. Saat ini, PLN sedang melakukan load rejection (pengujian beban) untuk menguji fungsi dan keandalan PLTU Lombok Timur. Uji coba ini akan berdampak pada keandalan sistem kelistrikan yang mengakibatkan terjadinya pemadaman pada pelanggan secara situasional.

Manajer PLN Area Mataram, Chaidar Syaifullah menjelaskan, bahwa uji coba dilakukan dengan menguji kekuatan beban pembangkit secara bertahap. Mulai dari 25 hingga 100 persen. Hal ini dilakukan untuk melihat kondisi mesin dari sisi operasional, apakah sudah berjalan dengan baik dan siap dioperaskan. Pada titik tertentu uji coba ini bisa saja menyebabkan terjadinya gangguan pasokan yang menyebabkan terjadinya pemadaman secara situasional bagi pelanggan di Pulau Lombok. “Namun sifatnya pun sementara, hanya setengah sampai 1 jam sudah nyala kembali,” ucap Chaidar Selasa kemarin (24/1).

[postingan number=3 tag=”pltu”]

PLN Area Mataram memohon maaf kepada seluruh pelanggan atas pemadaman yang terjadi. Terlebih lagi proses uji coba PLTU Independent Power Producer (IPP) berkapasitas 2×25  MW milik swasta yang berlokasi di Sambalia, Lombok Timur dilaksanakan hingga 31 Januari 2017. Dimana targetnya PLTU Sambelia dengan memiliki kapasitas daya 2×25 MW itu akan secara final masuk di sistem kelistrikan Lombok pada Maret 2017 mendatang.

Sementara, Commercial Operation Date (COD) PLTU Lombok Timur rencananya akan dilakukan pada bulan Maret Tahun 2017. Saat ini, daya mampu di Pulau Lombok mencapai 256 MW, dengan beban puncak sekitar 215 MW. Dengan demikian, disaat beban puncak, kondisi daya listrik untuk Pulau Lombok masih surplus. “Jika sudah operasi, PLTU Lombok Timur ini akan membuat listrik di Pulau Lombok semakin andal,'' tambah Chaidar.

Beroperasinya PLTU Lombok Timur akan meningkatkan daya mampu kelistrikan Lombok sebesar 50 MW. Pada bulan Februari daya mampu sistem kelistrikan Lombok diperkirakan mencapai 293,7 MW. Hal ini dikarenakan adanya pemeliharaan pada beberapa pembangkit dan berakhirnya kontrak beberapa pembangkit sewa.

Saat ini ketersediaan daya, khususnya untuk Pulau Lombok dalam keadaan cukup. Meskipun demikian, penambahan pembangkit perlu terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Provinsi NTB. Selain itu, penambahan pembangkit juga dilakukan agar tidak terjadi defisit daya di kemudian hari. “Listrik harus siap dulu agar daerah dapat terus berkembang, bukan daerah berkembang dulu baru kemudian kita listriki.” tutup Chaidar. (luk)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid