PLN Masih Berupaya Atasi Gangguan di Pembangkit

Tim PLN saat berupaya melakukan perbaikan supaya sistem dapat segera kembali normal. (Ist)

MATARAM–Pemadaman listrik di sebagian wilayah pulau Lombok masih terjadi sampai Kamis malam (15/10).

Pemadaman terpaksa dilakukan oleh PLN karena ada indikasi gangguan di pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas dan Uap (PLTMG) Lombok Peaker. Manager Komunikasi PLN UIW NTB Taufiq Dwi Nurcahyo mangakui, pemadam listrik yang terjadi di pulau Lombok, dipengaruhi ada indikasi gangguan di PLTMGU Lombok Peaker. Namun pihaknya belum bisa memastikan apa penyebabnya karena masih dilakukan proses pemeriksaan. “Peaker dipadamkan sementara dulu untuk ditelusuri penyebab indikasi gangguan di sistem proteksinya. Kalau tidak segera ditindaklanjuti dikhawatirkan apabila terjadi padam gangguan akan lebih parah dan lebih lama penormalannya,”jelasnya saat dikonfirmasi Kamis malam.

Dijelaskan, akibat gangguan di sistem proteksinya ini, maka ketika pada posisi beban penuh tiba-tiba padam. Kondisi ini bisa menyebabkan padam total. Untuk menghindari hal tersebut, maka dipadamkan sementara dulu untuk diperbaiki sistem proteksinya. “Otomatis beban perlu dikurangi sementara,”jelasnya.

Taufiq juga sampaikan ada beberapa daerah yang dengan terpaksa harus dipadamkan, pada tanggal 15 Oktober 2020 sekitar pukul 21:19 Wita. Mulai dari Mantang, Pagutan, Labuan Haji, Gili Trawangan, Sugian, Tempung, Gunung Sari, Jonggat,
Apitaik, Rempung, Mujur, Gerung, Bertais, Mantang, Sade, Pemepek, Bayan, Senggigi, Kopang, Keruak, Pringgarata, Suralaga, Sambik Elen dan Cemara. “Demikian info sementaranya, semoga kendala tersebut bisa segera diatasi. Malam ini petugas sedang telusuri,” ucapnya.

Taufik belum bisa memastikan kapan pemadaman akan berakhir dan kembali normal seperti sebelumnya. “Masih diupayakan malam ini (tadi malam) bisa dituntaskan sehigga peaker bisa nyala lagi dan tidak ada pemadaman,”jawabnya.

Pihaknya juga mengupayakan beberapa pembangkit PLTU segera koneksi. Akibat pemadaman sebelumnya, beberapa pembangkit seperti PLTU Jeranjang dan PLTU LED di Lombok Timur membutuhkan start yang cukup lama. ” Kemungkinan besok pagi (pagi ini) sudah bisa mulai masuk. Jadi harapannya bisa menutup hilangnya (pasokan daya) Lombok Peaker,”sambungnya.

Taufik mengucapkan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. PLN terus berupaya untuk melakukan perbaikan supaya sistem
dapat segera kembali normal. “Tetap minta doanya semoga kendala peaker segera teratasi ya. Jadi segera tuntas,”ucapnya. (sal)