PLN Hadirkan MCB On dan Smart Electric Island Chapter II di Gili Maringkik Lotim

PERESMIAN :General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB, Lasiran bersama Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Nuryanti, SE. ME saat peresmian Gili Maringkik sebagai Smart Electric Island di Lombok Timur, Kamis (21/1/2021). (IST/RADARLOMBOK.CO.ID)

MATARAM–Setelah sukses dengan program Smart Electric Island di Gili Matra (Meno, Trawangan, dan Air), PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTB terus berinovasi di bidang pelayanan dengan menjadikan Gili Maringkik di Kabupaten Lombok Timur sebagai Smart Electric Island, yaitu kawasan dengan 100 persen pelanggan menggunakan listrik prabayar.

Dengan listrik pra-bayar atau dikenal juga dengan listrik pintar, pelanggan akan memperoleh berbagai kemudahan layanan. Seperti fleksibilitas pembelian token, terhindar dari anomali pembayaran tagihan listrik akibat ketidaksesuaian pencatatan angka meter, lebih nyaman karena tidak ada pembacaan angka meter, dan banyak lainnya.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB, Lasiran menjelaskan bahwa total 565 pelanggan di Gili Maringkik telah menjadi pelanggan pra-bayar. Sebanyak 371 pelanggan dimigrasikan sehingga seluruh pelanggan di Maringkik saat ini telah menggunakan listrik prabayar. “Smart Electric Island ini merupakan salah satu wujud transformasi PLN, yaitu Customer Foucused. Kami  luncurkan di Pulau Maringkik agar pelayanan menjadi lebih mudah dan maksimal,” kata Lasiran, saat peresmian Gili Maringkik sebagai Smart Electric Island, bersama Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Nuryanti, SE. ME., dan Bupati Lombok Timur, yang diwakili oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Lombok Timur, M. Zaidar Rohman, S. STP, MH, pada Kamis (21/01/2021).

Sebagai salah satu daerah yang masuk pulau terluar di provinsi NTB, listrik di kawasan Gili Maringkik tersebut menjadi salah satu infrastruktur yang harus selalu dijaga keandalannya.

Selain Smart Eectric Island, PLN juga meresmikan program MCB On Game di Maringkik yang digunakan untuk menunjang kegiatan industri pembuatan perahu. Total sebanyak 14 pelanggan dinyalakan serentak. “MCB On Game ini merupakan program khusus bagi pelaku usaha di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Di Pulau Maringkik ini MCB On Game digunakan untuk menunjang kegiatan industri pembuatan perahu,” ujar Lasiran.

Dengan MCB On Game, pelanggan di sektor agrikultura akan mendapat kemudahan layanan penyediaan listrik yang dapat disesuaikan dengan masa produksi pelaku usaha. Ia menambahkan, penyalaan serentak MCB On Game tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen untuk mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat pemulihan ekonomi dampak pandemi covid-19.

Sebelumnya, pelaksanaan program Smart Electric Islands telah sukses diaplikasikan di Kawasan Gili Matra, Kabupaten Lombok Utara pada November 2020. Total sebanyak 495 pelanggan di kawasan tiga gili telah dimigrasikan menjadi pelanggan prabayar. “Semoga dengan inovasi ini, kami dapat mendorong tingkat produktivitas masyarakat supaya makin meningkat,” tutup Lasiran.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Nuryanti, SE. ME, mengapresiasi peresmian Gili Maringkik sebagai Smart Electric Island yang dilakukan PLN. “Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada PLN. Perkembangan zaman memang menuntut kita untuk terus berinovasi. Melalui program PLN ini, pelayanan terasa lebih baik di tengah masyarakat,” ucapnya. (sal)