PKS Mantapkan Strategi Pemenangan Prabowo-Sandi

Prabowo-Sandi
Prabowo-Sandi

MATARAM — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terus memantapkan strategi untuk pemenangan Prabowo Subianto dan Sandiago Uno (Prabowo-Sandi) di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

Hal itu ditandai dengan digelarnya rapat kerja nasional (Rakernas) PKS di Bogor Jawa Barat pada 10-11 September 2018. Rakernas ini diikuti pengurus Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) provinsi se-Indonesia. “Tujuan Rakernas ini lebih kepada upaya pemantapan strategi dan taktik pemenganan Prabowo-Sandi di Pilpres,” kata Pengurus Bappilu DPP PKS Suryadi Jaya Purnama, kepada Radar Lombok, Senin kemarin (10/9).

BACA JUGA: Pengamat Sebut Prabowo Masih Unggul di NTB

Korwil DPP PKS Bali Nusra ini mengatatakan, PKS menargetkan bisa meraih suara 12 persen di Pemilu Legislatif (Pileg). Untuk mencapai target itu, tentunya kata Suryadi, dibutuhkan kekompakan dan kebersamaan di antara seluruh jajaran kader dan pengurus PKS.

Melalui Rakernas ini, dipastikan seluruh mesin politik PKS solid dan kompak memenangkan Prabowo-Sandi serta Pileg. Ada tiga modal utama yang dimiliki PKS untuk mencapai target itu, yakni militansi kader, kesolidan dan kekompakan, serta strategi pemenangan. “Ini modal dasar kami untuk bisa menang di Pilpres dan Pileg 2019,” lugasnya.

Terlebih di NTB, PKS berhasil mengantarkan kadernya Zulkieflimansyah menjadi Gubernur NTB serta Sitti Rohmi Djalilah menjadi Wakil Gubernur NTB di Pilkada 2018. Itu tentu menjadi motivasi dan penambah semangat bagi kader PKS di NTB untuk memenangkan pasangan Prabowo-Sandi. “PKS menargetkan kembali angka 75 persen di NTB bagi kemenangan Prabowo- Sandi,” pungkasnya. (yan)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut