PKK Dangiang Juara I Lomba Cipta Menu

TANJUNG-Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Dangiang Kecamatan Kayangan menjadi juara I Lomba Cipta Menu Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) Berbasis Sumber Daya Lokal Tahun 2016 yang diselenggarakan TP PKK KLU.

PKK Desa Dangiang berhasil menyisihkan 10 PKK lainnya dalam lomba yang berlangsung di Pantai Penyambuan, Selasa (6/9). PKK Desa Dangiang ini berhak mewakili KLU di ajang yang sama tingkat NTB yang akan dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa dalam waktu dekat. “Lomba ini dimaksudkan agar setiap individu bertanggung jawab dalam menentukan dan menyediakan menu keluarga sehari-hari, dapat menyajikan menu yang beragam, bergizi seimbang, dan aman. Jadi banyak yang dapat kita andalkan sesuai dengan potensi sumber daya lokal masing-masing daerah,” jelas Bupati KLU, H Najmul Akhyar dalam sambutannya.

Dengan adanya lomba ini sendiri kata Najmul secara tidak langsung makanan pokok lokal yang belum terangkat sepenuhnya dapat dikenal, sekaligus dikembangkan di masyarakat khususnya makanan karbohidrat berbahan dasar non beras seperti ubi-ubian dan jagung. “Mudah-mudahan dengan kegiatan ini akan menjadi inspirasi bagi masyarakat kita. Bagaimana dapat memanfaatkan sumber bahan pangan yang ada di sekitar, terus menjaga kualitasnya, bergizi, dan seimbang,” katanya.

Terhadap pemenang sendiri, Najmul meminta agar terus kreatif mengembangkan sumber bahan pangan yang ada di lingkungan selain beras. Sekaligus juga meminta agar dapat mengajarkan tentang cara pembuatan makanan lauk pauk kepada warga di setiap kecamatan. “Mudah-mudahan yang mewakili Kabupaten Lombok Utara ditingkat provinsi dapat terus meningkatkan prestasinya. Maka kita doakan agar mendapatkan predikat terbaik dan terus meningkatkan kreasinya, dan bagi yang belum berhasil agar juga terus berusaha mencari kreasi baru sehingga tercipta menu yang baik dan bergizi dengan bahan-bahan lokal. ” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BKP4 KLU, Nurta Dharma Sucaka mengatakan, ajang ini bertujuan untuk mengenalkan sekaligus memasyarakatkan makanan berkualitas dari segi gizi, tampilan, namun tidak mengandung zat-zat yang membahayakan tubuh.

Adapun kriteria penilaian lomba didasarkan pada keseimbangan menu, keanekaragaman jenis pangan yang digunakan, kreativitas pengembangan resep, cita rasa, tampilan dan aspek keamanan pangan, penyajian makanan, dan kemudahan dalam penyiapan. (zul)