PKB-Golkar Rapatkan Barisan Menangkan Suhaili-Amin

Suhaili-Amin
KAMPANYE: Paslon Suhaili-Amin saat kampanye di daerah Lombok Barat belum lama ini. (DOKUMEN/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Partai politik (parpol) pengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTB nomor urut 1, H Suhaili FT dan H Muhammad Amin (Suhaili-Amin), yakin akan memenangkan kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada) tanggal 27 Juni mendatang. 

Pulau Sumbawa, menjadi incaran Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk meraup suara sebanyak-banyaknya. Parpol yang identik dengan organisasi Nahdlatul Ulama (NU) itu, sangat yakin bisa menunjukkan kekuatannya di sana. “PKB bisa maksimalkan suara untuk Suhaili-Amin di Pulau Sumbawa,” ujar Sekretaris DPW PKB NTB, Akhdiansyah kepada Radar Lombok, Senin kemarin (9/4).

Saat ini, lanjutnya, PKB terus merapikan internal. Langkah tersebut penting dilakukan untuk memenangkan Suhaili-Amin. Apalagi jika mesin partai bisa dimaksimalkan, maka PKB yakin bisa berbicara banyak di pulau Sumbawa. 

Menurut mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini, Suhaili-Amin memiliki kelebihan dibandingkan paslon lain. Terutama persembahan untuk seluruh masyarakat di pulau Sumbawa. “Suhaili-Amin memiliki program Kantor Perwakilan Provinsi di Pulau Sumbawa,” sebutnya.

Program tersebut, sangat dibutuhkan oleh masyarakat di pulau Sumbawa. Apalagi isu pemerataan pembangunan yang masih belum merata karena luasnya wilayah disana. Sementara di sisi lain, mimpi terwujudnya Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) terganjal oleh moratorium pemekaran. 

Suhaili-Amin akan membentuk Kantor Perwakilan Provinsi disana, bukan berarti tidak menyetujui aspirasi pemekaran yang sejak lama telah diperjuangkan. Komitmen mendukung terbentuknya Provinsi Pulau Sumbawa (PPS), telah ditegaskan ketika melakukan kampanye. 

Namun saat ini, moratorium pemekaran membuat masyarakat gigit jari. Untuk mengatasi hal itu, sangat dibutuhkan adanya Kantor Perwakilan Provinsi. “Ini mengobati kerinduan masyarakat Pulau Sumbawa, agar lebih dekat dengan pemimpinnya,” kata Akhdiansyah yang lebih akrab disapa Yonki. 

Ditegaskan, Perwakilan Provinsi di pulau Sumbawa bukan sekadar keinginan atau janji manis dalam Pilkada. Namun merupakan suatu kebutihan untuk lebih mendekatkan pelayanan dan pemerataan pembangunan. Program itulah yang akan menjadi kekuatan Suhaili-Amin untuk merebut simpati masyarakat. “Saya optimis ini bagian dari golden tiket di pulau Sumbawa untuk paket Suhaili-Amin. Saya sangat optimis program ini akan terwujud juga,” tandasnya. 

Sementara itu, Kabupaten Lombok Timur merupakan wilayah pertarungan bebas 4 Paslon Pilkada NTB. Suhaili-Amin sendiri menargetkan bisa meraup suara mencapai 30 persen di wilayah basis paslon nomor urut 3 dan 4 itu. Target 30 persen, bukanlah sesuatu yang muluk bagi Sekretaris DPD II Golkar Lombok Timur, Hasan Rahman. Mengingat, pergerakan mesin partai sudah cukup baik di sana. “Lotim kami punya target yang tidak muluk-muluk, yang penting kerja. Kerja dan kerja, sehingga 30 persen suara bisa diraih Suhaili-Amin,” ucap Hasan Rahman. 

Politisi yang duduk sebagai wakil rakyat di Lombok Timur ini menuturkan, pihaknya telah bekerja dengan memberikan letupan-letupan kecil di tengah masyarakat. Terutama meraih dukungan melalui kampanye dengan konsep Nada dan Dakwah.  Masyarakat saat ini membutuhkan pilkada yang asyik. Pesta demokrasi tidak harus kaku dan menyebalkan. “Sesuai aspirasi masyarakat yang butuh kesejukan dan kesenangan, kami kampanye dengan nada dan dakwah Abah Uhel,” tuturnya. 

Keyakinan menyebut target 30 persen suara, karena internal Golkar sendiri cukup solid di Lombok Timur. “Mesin partai kami maksimalkan dengan konsolidasi. Kami berikan juga Diklat singkat pimpinan desa dan saksi dimasing-masing kecamatan. Kami menganggap semua Paslon kuat, tapi dengan ikhtiar yang kami lakukan, insya Allah Abah Uhel bisa memenangkan pertarungan ini,” tutupnya. (tim) 

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut