Pintu Masuk Sembalun Dijaga Ketat

JAGA : Satgas Penanggulangan dan Pencegahan Corona Kecamatan Sembalun, terutama dari Kepolisian dan TNI saat melakukan penjagaan di pintu masuk Sembalun. Setiap warga atau pengendara yang melintas di semprot dengan cairan disinfektan. (Ist for Radar Lombok)
JAGA : Satgas Penanggulangan dan Pencegahan Corona Kecamatan Sembalun, terutama dari Kepolisian dan TNI saat melakukan penjagaan di pintu masuk Sembalun. Setiap warga atau pengendara yang melintas di semprot dengan cairan disinfektan. (Ist for Radar Lombok)

Pengendara Disemprot Disinfektan

SELONG- Satuan Gugus Tugas (Satgas) penanggulangan dan pencegahan  Virus Corona Kecamatan Sembalun memberlakukan penjagaan ketat di pintu masuk ke wilayah itu. Satgas adalah gabungan pemerintah kecamatan, Polsek, Koramil dan lain-lain. Petugas juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan terhadap pengendara yang akan masuk Sembalun. Penyemprotan cairan disinfektan dilakukan di objek wisata Pusuk Sembalun. Satu persatu pengendara disetop kemudian disemperot. Apa yang dilakukan oleh Satgas ini disambut positif oleh warga yang melintas.”Ini telah berlangsung sejak empat hari lalu. Semua yang akan masuk kita semprot dengan cairan Disinfektan “ kata Kapolsek Sembalun IPTU Lalu Panca Warsa kemarin.

Disampaikan,  untuk antisipasi penyebaran Corona semestinya dilakukan pengecekan suhu tubuh terhadap siapa pun yang masuk ke  Sembalun. Namun lanjut dia, karena tidak memiliki alat pendeteksi suhu tubuh, maka cukup saja dilakukan penyemprotan disinfektan. “Penyemprotan  tidak hanya sekedar untuk antisipasi penyebaran Corona, tapi juga secara psikologis supaya masyarakat Sembalun juga bisa tenang dan tidak khawatir terhadap siapapun yang datang ke sana” lanjut Panca.

Disampaikan sejauh ini Sembalun masih kondusif dan belum ada ditemukan warga yang terjangkit Corona. Antisipasi dini sangat perlu dilakukan oleh semua pihak. Tidak hanya  pemerintah dan aparat , tapi juga kesadaran masyarakat juga sangat diperlukan. Berbagai aturan dan ketentuan yang telah dibuat oleh pemerintah supaya dipatuhi. Terutama supaya tidak menggelar kegiatan yang melibatkan orang banyak, dan yang paling penting kurangi aktivitas di luar rumah.”Kita terus  berikan imbauan ke masyarakat. Petugas kita yang di bawah juga rutin turun patroli  dan memantau aktivitas masyarakat “ terangnya.

Ia menambahkan, berkaitan dengan pengamanan di pintu masuk Sembalun akan berlangsung selama beberapa hari kedepan, setelah situasi kondusif dari ancaman Corona ini. Terlebih lagi pemerintah telah memberlakukan status waspada  dan darurat selama Corona sampai batas waktu belum ditentukan.”Selain itu kita juga lakukan pendataan terhadap warga yang datang dari luar daerah dan luar negeri. Kalau ada, kita langsung koordinasi dengan petugas medis dan kecamatan untuk lakukan pemeriksaan kesehatan ‘’ katanya.

Sejak Corona ini menyebar luas, terutama ke Lotim, semua aktivitas di Sembalun dibatasi. Terutama berkaitan dengan objek wisata. Setelah ada instruksi dari Gubernur maupun Bupati,  semua objek wisata di tempat itu langsung ditutup. Wisatawan dari mana pun tidak diperkenankan masuk terutama mancanegara.

‘’ Kalau ada wisatawan Manacenagara, kita cegat dan kita suruh balik,” pungkasnya.(lie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaMandi, Dua Bocah Tewas Tenggelam
Berita berikutnyaDilarang Keluar Rumah, Pelajar Tewas Gantung Diri