Pilpres 2019, Ratusan Tuan Guru di NTB akan Deklarasi Dukung Jokowi

Presiden Jokowi
Presiden Jokowi. ©REUTERS/Darren Whiteside

MATARAM – Sejumlah pimpinan dan pengelola pondok pesantren (Ponpes) akan menyampaikan dukungannya kepada  Presiden RI, Joko Widodo Pemilihan Presiden (Pilpres) mendatang.

Pimpinan Ponpes Marakit Ta’limat, TGH Hazmi Hamzar menyampaikan, sekitar 500 orang tuan guru pimpinan ponpes di NTB akan berkumpul untuk menyatakan dukungan pada Jokowi dalam pilpres 2019 mendatang. “Kita akan undang untuk hadir dalam kegiatan kami. Nanti disana akan kita undang sekitar 500 tuan guru pimpinan ponpes untuk menyatakan dukungan ke Jokowi,” ujarnya Senin kemarin (6/11).

Alasan mengapa ia menggagas rencana tersebut, karena melihat kepemimpinan Jokowi selama tiga tahun terkahir ini, telah mampu membawa perubahan yang cukup signifikan. Oleh karena itu, kemajuan yang ada ini perlu didukung oleh masyarakat, terutama agar Jokowi bisa melanjutkan kepemimpinannya pada pemilu 2019 mendatang.  “Kalau kita perhatikan kepemimpinan beliau selama ini,  kalaupun masih ada sesuatu yang kita anggap belum sempurna, tapi infrastruktur sudah jadi kebanggaan. Termasuk kepiawaian dia merangkul tokoh-tokoh, yang jauh bisa menjadi mendekat, yang berseberangan dengan dia, termasuk dengan lawan politiknya,  saat ini sudah bisa dirangkulnya. Makanya saat ini situasi politik kita jadi kondusif begini,” jelasnya.

BACA JUGA :  Koalisi Poros Tengah Segera Dideklarasikan

Ia juga melihat Jokowi cukup besar memberikan perhatian pada NTB. Meskipun pada pilpres tahun 2014 lalu,  NTB menjadi salah satu daerah tempat ia mengalami kekalahan telak. Hal itu terlihat dari kunjunganya ke NTB yang cukup sering.

“Saya melihat dengan kondisi seperti itu, maka tidak tutup kemungkian 80 persen masyarakat NTB akan berbalik dukung Jokowi. Maka kami Yayasan Marakit tidak ragu lagi mendukung, dengan mengajak para tuan guru di NTB,” ujar politisi PPP itu. 

Rencananya, pihaknya akan mengundang Jokowi pada tanggal 23 November mendatang. Nantinya  Jokowi menerima langsung pernyataan dukungan ini.”  Kita tidak ada alasan untuk tidak mendukung, ini pengakuan kita bahwa nyata beliau itu konsen membangun Indonesia ini,” tambahnya.

Presiden Jokowi sendiri direncanakan akan hadir lagi ke NTB dalam rangka membuka acara Munas NU, pada akhir November ini.  Anggota DPRD NTB itu berharap, dengan adanya dukungan secara politis dari masyarakat NTB itu, maka Jokowi juga dari sisi politis tidak ragu lagi untuk membangun NTB jauh melompat dari posisi sekarang ini.  “Dia sudah melakukan ini itu, tapi tidak ada satupun yang sudah menyatakan dukungan pada beliau. Ini secara politis merugikan kita. Misalnya kita WTP lima kali, tapi ndak dapat tambahan anggaran,  karena endak ada dukungan politis itu. Makanya ini perlu dari masyarakat,” tutupnya. (zwr/*)