Pilkada Pasca Sukiman Dinilai Lebih Kompetitif

RESMIKAN: Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy meresmikan Sentra Kuliner Terara (SKT) yang berlokasi di eks pertokoan Terara pada Rabu (17/2). (IST FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM–Pilkada Lombok Timur (Lotim) kemungkinan digelar 2023, tetapi di publik sudah ramai diperbincangkan soal figur yang berpeluang maju.

Pengamat Politik Universitas Mataram Dr. Saipul Hamdi melihat bahwa persaingan di Pilkada Lotim 2023 akan lebih kompetitif dan ketat, bila dibandingkan Pilkada sebelumnya. Pasalnya, Bupati Sukiman Azmy tidak bisa mencalonkan diri lagi karena sudah dua periode.

Dengan kondisi itu, maka relatif tidak ada figur kuat yang akan bertarung sehingga diperkirakan akan membuat banyak figur berkeinginan untuk bertarung. “Ini akan membuat Pilkada Lotim kompetitif dan banyak tokoh berkeinginan maju,” ucap pria asal Suralaga, Lombok Timur tersebut.

Meskipun Wakil Bupati Lotim Rumaksi dipastikan akan menjadi calon petahana, tetapi relatif ketokohan dan elektabilitasnya tidak sekuat Sukiman. Jika mantan Anggota DPRD NTB itu ingin menang, maka harus cermat dalam menentukan pendamping serta berupaya menggaet dukungan ormas yang berpengaruh dan punya massa riil.

Selain akan diramaikan figur lama, sejumlah figur baru juga disebut-sebut punya peluang berlaga. Misalnya, Asrul Sani (putra mantan Bupati Lotim Ali BD), Kadis Sosial NTB Akhsanul Khalik, Khairul Rizal,  Lalu Gede Samsul Mujahidin, Abdul Wahid, Abdul Hadi, Mugni, dan sederet tokoh potensial lain. Sedangkan figur lama yakni Khairul Warisin, Najamuddin Mustapha, dan Syamsul Lutfi.

Saipul sendiri memperkirakan, pada Pilkada Lotim 2023 nanti, dua NW yakni Pancor dan Anjani akan menurunkan kader terbaik untuk bertarung  memperebutkan kursi nomor satu dan dua. Untuk itu, kedua NW ini harus jeli menentukan sekutu maupun koalisi. Bagaimanapun, kemenangan di pilkada akan sangat ditentukan dari efektivitas dan kekompakan dalam kerja-kerja politik. “Jika salah dalam menentukan sekutu atau partner koalisi, dua NW ini potensial kalah,” paparnya.

Sebagai parpol pemenang Pileg 2019 di Lotim, PKS menargetkan akan mengusung kader terbaik menjadi calon bupati. Wakil Ketua DPRD NTB Dapil Lotim Abdul Hadi digadang-gadang sebagai calon bupati. “Untuk Pilkada Lotim, kita target usung kader yakni Pak Abdul Hadi,” ungkap Ketua DPW PKS NTB Yek Agil.

Sementara itu, Anggota DPRD NTB Dapil Lotim dari PAN, Najamuddin Mustapha mengatakan, ia akan kembali maju di Pilkada Lotim. Kalah Pilkada Lotim 2018 dalam paket Syamsul Lutfi-Najamudin tak membuatnya kapok. “Insyaallah saya akan maju lagi,” pungkas Ketua BK DPRD NTB ini. (yan)