Pilkada Lobar, Suharto Tunggu Perintah Partai

BINCANG : Sekretaris DPD Partai Hanura NTB H. Suharto (kiri) saat berbincang dengan Bupati Lobar H. Fauzan Khalid (tengah) dan Sekda Lobar H. M. Taufiq di Giri Menang, Selasa (10/1) (ZUL/RADARLOMBOK)

GIRI MENANG – Salah satu tokoh Lombok Barat yang saat ini menjadi anggota DPRD NTB dari Partai Hanura mengatakan masih menunggu perintah partainya untuk maju di Pilkada Lombok Barat 2018 mendatang. Tentunya perintah partai didasarkan pada hasil survey dan lain-lain. “Kalau saya pasti mengacu kepada perintah partai. Partai mengacu kepada hasil survei. Survei itu acuannya elektabilitas, popularitas. Tetapi kan belum (survei),” ungkap Suharto saat melakukan kunjungan kerja panitia khusus (Pansus) DPRD NTB tentang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika ke Kantor Bupati Lobar, Selasa (10/1).

Sekretaris Hanura NTB ini menegaskan, partainya juga belum menunjuk kader atau non kader untuk maju pada Pilkada Lobar. Kalaupun ada kader semisal Ketua DPC Partai Hanura Lobar, itu dinilainya lebih kepada perjuangan partai, belum masuk ke dalam konteks mau menjadi apa. “Itu juga bentuk konsolidasi untuk kelengkapan kepengurusan kepartaian dari tingkat desa, sampai kepada tingkat pusat. Kalau organisasi lengkap, perjuangan kuat,” ungkapnya.

Untuk maju dalam Pilkada Lobar, tetap menunggu perintah partai berdasarkan survei elektabilitas dan popularitas.

Lalu bagaimana tanggapannya soal hasil survei salah satu lembaga survei yang menyebut H. Fauzan Khalid berada di urutan pertama dengan nilai sekitar 47 persen dari sisi elektabilitas? Menurut Suharto hasil survei tersebut wajar, karena memang Fauzan adalah petahana. Itu berarti, kehadirannya di Lobar sudah mulai diterima masyarakat.

[postingan number=3 tag=”pilkada”]

Apakah dengan hasil survei tersebut lantas akan membuat Partai Hanura mendukung Fauzan? Diterangkannya, Partai Hanura mengacu kepada survei, dan itu belum dilakukan. Tetapi untuk mendukung Fauzan itu tidak menutup kemungkinan. Termasuk apabila nanti dirinya maju sebagai Calon Wakil Bupati Lobar mendampingi Fauzan. “Kan tidak menutup kemungkinan, siapa bersama siapa,” terangnya.

Suharto pun meyakini bahwa Fauzan dalam menggandeng calon wakilnya nanti didasarkan atas survei. Karena bagaimanpun, wakil sangat berpotensi untuk membantu mendompleng perolehan suara. “Saya yakin Pak Fauzan sebagai petahana, dia akan menggandeng orang yang men-support dia untuk jadi. Beliau pasti mengunakan survei,” terangnya.

Suharto sendiri mengaku menghormati keinginan Fauzan yang akan maju pada Pilkada Lobar nanti. “Saya jujur, dengan Pak Fauzan. Saya harus respect. Saya support segala programnya dan saya hormati cita-cta beliau yang maju lagi,” tandasnya. (zul)