Pilkada Lobar akan Habiskan Rp 30,3 Miliar

BIAYA : Fasilitas berupa kotak suara persiapan Pilkada di kantor KPUD Lombok Barat. Untuk Pilkada mendatang, KPU membutuhkan anggaran sekitar Rp 30,3 miliar (Zul/RADAR LOMBOK)

GIRI MENANG-Pilkada Lombok Barat akan digelar tahun depan. Biayanya tidak sedikit. Berdasarkan catatan  Komisioner KPU Lobar Suhardi, anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 30,3 miliar.

Di APBD 2017, KPU Lobar mendapat hibah sebesar Rp 4,5 miliar. Selanjutnya melalui APBD Lobar 2018 akan dianggarkan Rp 20 miliar, sehingga dari Pemkab Lobar sendiri sebesar Rp 24,5 milyar. Kekurangannya ditalangi oleh Pemprov NTB sebesar Rp 5,8 miliar, khusus bagi kegiatan yang keluarannya sama antara Pilkada Lobar dan Pilkada NTB yang juga dilaksanakan 2018. “Misalnya untuk daftar pemilih dan lain sebagainya. Sehingga jumlah alokasi dana untuk Pilkada Lobar sebesar Rp 30,3 miliar,” jelasnya, Selasa (18/7).

Dikatakan, pada Pilkada 2018, penyediaan alat peraga kampanye dan media sosialisasi pasangan calon (Paslon) seluruhnya akan diadakan oleh KPU. Dengan kata lain KPU sebagai agen membuat baliho, spanduk dan lainnya untuk dibagikan ke masyarakat. Semuanya gratis. “Namun secara substansi KPU adalah memfasilitasi, mengadakan dan menganggarkan alat peraga kampanye bagi paslon,” tambahnya.

Lebih lanjut untuk tahapan Pemilu sesuai lampiran Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2017, kegiatan sosialisasi kepada masyarakat dimulai 14 Juni 2017. Sedangkan pembentukan PPK dan PPS akan dimulai 12 Oktober 2017. Pengolahan DP4 akan dilakukan 24 November 2017 hingga 30 Desember 2017. KPU kemudian akan mulai melakukan proses pemutakhiran data dan daftar pemilih pada 30 Desember 2017. Berikutnya, penerimaan DAK2 akan dimulai 31 Juli 2017 dan pendaftaran pasangan calon akan dimulai pada 8-10 Januari 2018. Masa kampanye sendiri akan dimulai pada 15 Februari 2018 dan masa tenang dan pembersihan alat peraga akan dimulai pada 24 Juni 2018.

Adapun pemungutan dan penghitungan suara Pilkada Serentak 2018 akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018. Sedangkan rekapitulasi akan dilaksanakan pada 28 Juni 2018.(zul)