Piala Soeratin U-17, Persisum Kalahkan PS Mataram 1-0

SERU : Inilah penampilan antara PS Mataram melawan Persisum di laga Babak Delapan besar, Senin (24/1). (NASRI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Penampilan tim Persisum di kandang lawan cukup meyakinkan. Pasalnya, pada laga babak delapan besar Piala Soeratin U-17, Persisum sukses menekuk tim PS Mataram dengan skor 1-0.

Bertandang ke Stadion GOR 17 Desember Turide Mataram, tidak membuat tim asal Sumbawa itu demam panggung. Justeru penampilannya sebagai tim tamu cukup meyakinkan sejak babak pertama berlangsung. Terbukti, tim PS Mataram selaku tuan rumah berhasil dijebol lebih awal.

Sebelumnya PS Mataram cukup dijagokan, karena merupakan tim yang sukses keluar sebagai juara grup B saat babak penyisihan. Sementara tim Persisum hanya tim Runner-up di Grup D. Kendati demikian, tim Persisum rupanya selalu sukses mempertajam hasil evaluasinya selama ini.

“Sejak awal mental tim kita cukup bagus. Ini yang selalu kami tekankan,” beber Manajer Tim Persisum U-17 Nasrudin, Senin (24/1).

BACA JUGA :  Pelatda NTB Resmi Berjalan

Merasa berada di posisi bahaya, tim PS Mataram rupanya tidak mau menyerah begitu saja. Sejumlah serangan terus digencarkan tim asuhan Andi Anshari tersebut. Namun sayang, sejumlah serangannya tidak kunjung membuahkan gol. Hingga babak pertama usai, tim Persisum masih memimpin laga dengan skor 1-0.

Memasuki babak kedua, permainan tim PS Mataram tampil kian membahayakan tim Persisum. Benar saja, akibat serangan tersebut, beberapa pemain tim Persisum tidak mampu mengontrol emosinya. Karena di saat jalannya laga, salah satu pemain Persisum harus rela menerima kartu merah setelah membuat tim PS Mataram babak belur.

BACA JUGA :  Bagus Saputra Persembahkan Medali Emas

“Saat tim Persisum main dengan 10 pemain itu adalah kesempatan kita,” ujar Manajer Tim PS Mataram Nizar Deni Cahyadi

Sayangnya, meski melawan 10 pemain, Tim PS Mataram tidak kunjung membuahkan hasil yang diinginkan. Padahal, sejumlah kesempatan terbuka untuk Tim PS Mataram. Karena secara statistik, permainan PS Mataram jauh lebih mendominasi. Bahkan beberapa gol cantik hampir terjadi.

Tendangan bebas hingga tendangan jarak jauh dari pemain PS Mataram selalu membuat kiper Persisum kewalahan. Namun, keburuntungan untuk tim PS Mataram belum berpihak. Akibatnya hingga babak kedua berakhir, skor untuk PS Mataram tetap 1-0, laga pun berhasil dimenangkan oleh Persisum dan berhak melaju ke babak selanjutnya. (rie)