Piala Dunia Dituding Penyebab Merosotnya Wisatawan ke KLU ?

Piala Dunia
SEPI : Deretan kapal publik dan speed boat terparkir di Pelabuhan Bangsal, yang masih sepi dengan angka kunjungan wisatawan mancanegara. (HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)

TANJUNG – Penyelenggaraan piala dunia di Rusia dituding menjadi penyebab rendahnya angka kunjungan wisatawan mancanegara bagian Eropa dan Australia ke objek wisata tiga gili Kabupaten Lombok Utara (KLU) pada Juni dan awal Juli ini.

Akibatnya, potensi penarikan pajak pendapatan sektor hotel dan restoran mengalami penurunan. “Dampak piala dunia sangat besar sekali ke objek wisata di Lombok Utara. Bulan Juni, Eropa, Korea, Jepang, Australia ke Rusia sehingga sangat kurang sekali pendapatan yang kita tarik. Semua alasan hotel seperti itu,” ungkap Kepala Badan Pendapatan KLU H. Zulfadli kepada Radar Lombok, Rabu (4/7).

Dengan sepinya wisatawan ini, maka  target penarikan pajak dari sektor hotel dan restoran pada Juni tidak bisa tercapai.

Kemudian berkaitan dengan erupsi Gunung Agung, saat ini belum berpengaruh. Belajar pada erupsi sebelumnya ketika penerbangan di Bali ditutup, wisatawan berpindah dari Bali ke Trawangan menggunakan kapal cepat. “Penerbangan tidak lama ditutup, karena kemarin kita dengar penerbangan pesawat tetap berjalan,” tandasnya.