PHRI NTB Optimis Target Kunjungan 4 Juta Wisatawan Tercapai

Kunjungan 4 Juta Wisatawan
KUNJUNGAN WISATAWAN : Keindahan destinasi wisata NTB menjadi daya tarik sendiri untuk manggaet kunjungan wisatawan. Tahun ini, target kunjungan wisatawan ke NTB dipatok 4 juta orang. (dok/)

MATARAM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB telah menetapkan target kunjungan wisatawan sebanyak 4 juta orang pada tahun 2018.  Meskipun tahun ini NTB menghadapi  pemilihan kepala daerah (Pilkada), hal itu dinilai tidak akan mengganggu target kunjungan wisatawan. Ketua Persatuan Hotel Seluruh Indonesia (PHRI) NTB, Lalu Abdul Hadi Faishal mengatakan, meskipun tahun 2018 merupakan tahun politik, namun dirinya tetap optimis target 4 juta wisatawan bisa tercapai hingga 31 Desember. “Tahun 2017 saja kita melebihi target 3,5 juta wisatawan, saya optimis juga tahun ini bisa 4 juta plus,” ujarnya kepada Radar Lombok, Selasa kemarin (9/1).

BACA JUGA :  Mahasiwa Australia Belajar ke Kampung Wisata Kerujuk

Sikap optimis dirinya, bukan tanpa alasan. Kondisi  pariwisata NTB saat ini sedang berada pada titik yang cukup baik. Apalagi semua stakeholder sudah bisa bekerja sama dan bergerak dengan cara masing-masing. PHRI sendiri, belum lama ini telah membangun kerja sama promosi dengan Malaysia. Melalui kerja sama tersebut, wisatawan yang berkunjung ke  Malaysia akan diajak juga datang ke NTB. “Masalah pariwisata kita 5 tahun lalu sulitnya kerja sama semua pihak, saat ini semua itu sudah teratasi. Kita PHRI juga bergerak,” ucapnya.

Dari hasil kerja sama promosi dengan Malaysia, nantinya akan banyak wisatawan asal Cina akan datang juga ke Lombok. Mengingat, tahun 2018 diperkirakan wisatawan asal Cina yang akan datang ke Malaysia sebanyak 11 juta. Tentunya dari jumlah tersebut, dipastikan banyak juga yang akan tertarik menikmati keindahan destinasi di NTB.

Selain itu, kegiatan-kegiatan penting berskala nasional juga banyak akan dilaksanakan di NTB. Diantaranya kegiatan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan lain sebagainya. “Meeting bernuansa religius, kegiatan organisasi dan pemerintahan akan banyak tahun ini,” ujar Hadi Faisal.

Saat ini, lanjutnya, pulau Lombok sudah menjadi salah satu lokasi yang populer untuk melaksanakan berbagai kegiatan. Selain situasi dan kondisinya aman, setelah berkegiatan bisa menikmati keindahan alam pulau Lombok.

Ada juga kegiatan World Bank-IMF di Bali yang melibatkan sekitar 18 ribu orang. Setelah kegiatan disana selesai, maka pulau Lombok menjadi salah satu pilihan untuk menghilangkan penat. Mengingat, lokasinya dengan pulau Bali tidak jauh. “Yang penting, pramuwisata kita terus memberikan informasi positif tentang pariwisata NTB. Jangan kita libatkan diri dengan dinamika politik,” katanya.

Hal yang patut dicermati, kondisi destinasi menjadi salah satu kunci utama untuk mencapai target kunjungan wisatawan. Semua destinasi harus dijaga kebersihannya, dijamin keamanannya dan ditingkatkan berbagai pelayanan untuk wisatawan.

Apabila semua itu dilakukan, maka target 4 juta wisatawan bukanlah hal sulit. Apalagi promosi wisata juga sudah menembus Timur Tengah, hal ini tentu saja akan lebih menarik kunjungan wisatawan muslim. “Asal jangan banyak pungutan di objek wisata, agar tidak dikeluhkan wisatawan. Icon kita yang mengangkat wisata halal, sudah cukup terkenal. Bukan hanya muslim dari Timur Tengah saja yang tertarik, tapi dari negara-negara lainnya juga menjadi ingin datang ke NTB,” kata Hadi Faisal.

Optimisme yang sama disampaikan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Provinsi NTB. Tahun politik menurutnya tidak akan mengganggu sektor pariwisata. Justru sebaliknya, dinamika politik bisa dijual menjadi salah satu produk menarik bagi wisatawan. “Situasi dan kondisi kita kan tetap aman walaupun tahun politik, tidak ribut  yang bisa buat wisatawan takut,” ujar Ketua HPI Provinsi NTB, Ainuddin.

BACA JUGA :  Objek Wisata Bahari Labuhan Haji Dianggarkan Rp 7 Miliar

Kerja sama semua pihak, menurutnya menjadi kunci utama target 4 juta wisatawan bisa tercapai. Destinasi wisata yang ada juga semakin baik saat ini. Hal itu akan membuat wisatawan yang telah datang ingin kembali lagi. Ditambah dengan wisatawan baru yang penasaran dengan keindahan pulau Lombok. “Saya yakin target 4 juta itu bisa terpenuhi,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata NTB, HL Moh Faozal sendiri selalu optimis dengan kemajuan pariwisata NTB. Promosi juga telah dilakukan selama ini. Untuk menarik wisatawan, kalender event sudah diluncurkan dan siap dinikmati oleh seluruh wisatawan domestik maupun mancanegara. (zwr)