PGRI Kota Mataram Gelar Seminar Pendidikan

SEMINAR: Seminar pendidikan yang dilakukan PGRI Kota Mataram diikuti sekitar 250 guru (NASRI/RADAR LOMBOK)

MATARAM—Sekitar 250 guru se-Kota Mataram mengikuti seminar pendidikan yang digelar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Mataram. Kegiatan ini sebagai salah satu rangkaian acara menyambut hari puncak ulang tahun (ultah) organisasi itu yang ke 71.

Kegiatan seminar ini berlangsung di Gedung Handayani Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB. Proses pelaksanaan seminar berjalan cukup sukses.

Sekertaris Dikpora NTB, H Aidy Furqan sebagai salah satu pembicara dalam seminar itu mengatakan, banyak pengalaman dan ilmu yang harus dimiliki guru. Mulai dari cara mengajar yang mengasyikkan untuk siswa, termasuk cara mengajar yang menyenangkan.

Dalam peningkatan kualitas atau mutu pendidikan, jelasnya, bukan hanya siswa yang dievaluasi. Melainkan juga para guru juga harus bisa mengevaluasi diri.

“Karena itu, guru juga harus lebih proaktif meningkatkan kapasitas dan pengetahuannya,” ungkapnya, Selasa (22/11).

Aidy menyampaikan,  guru harus memiliki minimal 1 kompetensi dan hal itu wajib dikembangkan. Tujuannya, agar siswa yang akan mewarisi ilmu gurunya tidak monoton. Di lain sisi, guru juga diminta lebih bijak menghadapi siswanya.

"Yang terpenting guru harus tetap memegang tiga tugas yang diembannya, yakni mengajar, mendidik dan memberi contoh," tambahnya .

Sementara itu, Ketua PGRI Kota Mataram, Saptadi Akbar mengatakan, kegiatan ini selain untuk menyemarakkan HGBN, juga bertujuan menyatukan tekad guru dalam memberikan pendidikan terhadap siswa. Seminar ini diharapkan bisa menghadirkan rasa kebersamaan bagi guru yang tergabung dalam organisasi PGRI.

"Kami harap tekad dan kekompakan tetap terjaga melalui seminar ini," tutupnya. (cr-rie)