Pesona Gili Indah Tidak Kejar Target Wisatawan

Muhadi (HERY/RADAR LOMBOK)

TANJUNG-Penyelenggaran Pesona Gili Indah yang akan diadakan di Gili Trawangan, Air, dan Meno Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang, tidak mengejar target kunjungan wisatawan.

Pesona Gili Indah ini transformasi dari kegiatan Gili Begawe yang baru pertama kali diselenggarakan. Dinas Pariwisata Lombok Utara hanya memanfaatkan momentum ini untuk memanjakan wisatawan yang sedang berada di tiga gili tersebut. Ketika kegiatan ini berlangsung, maka diharapkan para wistawan yang ada di tempat bisa mempromosikan langsung mulai dari kerabat, teman, dan negaranya. “Penyelenggaraan Pesona Gili Indah ini bukan menargetkan berapa jumlah kunjungan wisatawan yang akan meramaikan acara itu. Tapi bagian promosi yang bisa disampaikan ke wisatawn satu ke lainnya. Nanti para pengunjung yang langsung menceritakan ke kerabatnya, temanya, dan seterusnya,” kata Kepala Dinas Pariwisata Lombok Utara, Muhadi kepada Radar Lombok, Kamis (3/11).

Kata Muhadi, pihaknya tidak bisa mengejar target karena festival ini baru pertama kali dilakukan. Karena kegiatan ini merupakan transformasi  Gili Begawe yang selama ini diselenggarkan sendiri masyarakat setempat setiap tahun. Maka, pemerintah daerah bersama pemerintah provinsi membuat tranformasi yang akan dijadwalkan setiap tahun. “Ditetapkan sebagai even tetap pemda dalam mempromosikan wisatawa,” tandasnya.

Dari kegiatan pesona Gili Indah katanya, telah banyak dikurangi. Karena, jadwal sebelum sangat padat. Kegiatan yang akan digelar dalam Pesona Gili Indah akan dilakukan di tiga gili. Untuk di Gili Trawangan akan dilakukan kegiatan mural fiesta, 10 K Gili Coast Trail Color Run, musik tradisional gendang beleq, acoustic on the beach, presean, Sail Pass, Beach Rave Party, dan bersih pantai. Sementara itu, di Gili Air akan dilakukan pelepasan terumbu karang, Sail Pass, dan bersih pantai. Sedangkan di Gili Meno akan diisi dengan kegaiatan ceremony opening, upacara adat, pelepasan anak penyu, gelar musik akustik, dan bersih pantai. “Bupati akan membuka kegiatan di Gili Meno pada pukul 10.00 Wita, Sabtu (5/11) dan penutupan dihadiri pak Gubernur di Gili Trawangan sore hari, Minggu (6/11),” jelasnya.

Untuk persiapan anggaran pihaknya hanya mampu Rp 65 juta, sedangkan sisanya dibantu Dinas Pariwisata NTB sebesar Rp 300 juta lebih. Tiga gili ini merupakan destinasi unggulan, maka harus ada aktivitas pendukungnya untuk merangsang lama tinggal wisatawan.

Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Utara Sarifudin menyatakan, pihaknya sangat mengapreasi penyelenggaraan pesona Gili Indah ini. oleh karena itu, ia meminta supaya  SKPD di Lombok Utara memantapkan koordinasi agar kegiatan ini bisa berlangsung lancar dan sukses. Dengan melakukan kegiatan di ketiga gili merupakan cara yang tepat. Karena selama ini Gili Menggawe diadakan di tiga gili namun bergiliran setiap tahunnya. ”Kalau seluruh kegiatan dilakukan di ketiga gili jadi merata. Tidak ada kesan anak tiri yang tidak diperhatikan,” harapnya. (flo)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid