Peserta Kejuaraan Catur Internasional Didominasi Atlet Tuan Rumah

DIBUKA : Saat Kejuaraan Catur Terbuka Internasional Fide Rating Mandalika Cup 2022 dibuka ditandai dengan pemukulan Gong di DMAX Hotel Loteng, Rabu (24/8). (NASRI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Peserta kejuaraan Catur Terbuka Internasional Fide Rating Mandalika Cup 2022 didominasi atlet tuan rumah. Keadaan ini dinilai selaras dengan visi dan misi Pengprov Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) NTB dalam mengembangkan, serta meningkatkan prestasi atlet catur di NTB.

“Alhamdulillah pesertanya didominasi warga/atlet asal NTB. Artinya kejuaraan ini sudah sesuai dengan tujuan kita selama ini,” kata Ketua Umum Percasi NTB HM Syamsul Luthfi, Rabu (24/8).

Dikatakannya, hajatan kejuaraan yang di selenggarakan Percasi NTB tersebut memang bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan prestasi atlet Catur NTB. Jam terbang atlet dalam mengikuti sejumlah kejuaraan dinilai cukup penting untuk pengalaman atlet. Terlebih kejuaraan ini bertaraf internasional, sehingga bisa menjadi kebanggaan bagi para peserta.

Dari 250 peserta yang tampil, peserta berasal dari Luar Negeri (LN), diantaranya peserta asal Malaysia 4 orang, Italia 1 orang, Belgia 1 Orang dan Uzbekistan 1 orang. Selain peserta dari Luar Negeri, turnamen Mandalika Cup dihadiri oleh pecatur-pecatur Top Ten Indonesia, yaitu 2 orang bergelar GM (Grand Master), 7 orang IM (International Master) , 6 orang bergelar FM (Fide Master) dan puluhan MN.

Baca Juga :  Danrem 162/WB Tutup Kejuaraan Karate

Kemudian peserta asal NTB selaku tuan rumah jumlahnya juga tidak sedikit. Setidaknya ada ratusan peserta asal NTB juga terlibat ambil bagian sebagai peserta. Jumlah ini cukup banyak dan menguntungkan bagi perkembangan atlet Catur kedepan. Kebangkitan olahraga Catur di NTB dinilai semakin bagus.

“Awal kebangkitan dan perkembangan yang bagus buat cabor Catur di NTB,” lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Loteng HM Nursiah mengatakan, kejuaraan Catur internasional ini sangat diapresiasi Pemerintah Kabupaten Loteng. Pasalnya, dengan kejuaraan Catur tersebut pariwisata di Loteng juga ikut kena imbas positif.  Setidaknya sejumlah peserta dari mancanegara dan luar daerah, menginap di hotel serta menikmati wisata di wilayah Loteng. Sehingga kejuaraan semacam ini sangat di didukung pihaknya.

Baca Juga :  Inasgoc Tetapkan 426 Nomor event

“Selain untuk prestasi, manfaatnya juga banyak untuk daerah, terutama Loteng. Karena para peserta pasti menikmati indahnya wisata di Loteng,” katanya.

Kepala Dispora NTB H Surya Bahari menyebut, setiap kejuaraan olahraga pasti akan didukung Pemprov NTB. Apalagi levelnya bertaraf internasional. Kendati demikian, untuk kedepannya setiap cabor ingin menyelenggarakan kejuaraan yang tarafnya internasional, cabor yang bersangkutan diminta konsolidasi dengan Pemprov NTB.

Sehingga Pemprov NTB juga bisa menawarkan jadwal pelaksanaannya yang dikaitkan dengan sejumlah event internasional lainnya, seperti WSBK, MotoGP dan yang lainnya.

Disamping itu, Surya juga meyakini dengan cabor yang aktif menggelar Kejuaraan bakal menghasilkan serta memiliki atlet yang gemilang di masa depan. Setidaknya bisa membawa nama NTB di ajang PON Aceh-Sumut 2024 dan PON Nusra 2028 mendatang.

“Kami yakin cabor Catur pasti bisa sumbang medali untuk NTB di ajang PON nanti,” tutupnya. (rie)

Komentar Anda