Pesepakbola NTB Harus Bangkit

TAMPIL : Inilah saat laga Liga 3 NTB berlangsung beberapa tahun silam. (DOK/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Askab PSSI Bima diminta meneruskan tren mencetak pemain sepakbola profesional. Ini demi generasi pesepakbola NTB kedepan.

“Banyak potensi di Bima. Tapi karena kompetisi berjenjang kurang, jadi tidak maksimal,” kata Ketua Asprov PSSI NTB H Mori Hanafi belum lama ini.

Pelantikan pengurus Askab PSSI Bima jangan hanya sekedar seremonial. Ke depan pengurus masih harus bekerja ekstra untuk kebangkitan sepak bola. Termasuk mengawal jalannya Liga 3 yang akan digelar akhir tahun 2021 ini.

BACA JUGA :  Dua Pesepakbola NTB Jadi Pemain Inti Arema FC U-18

Terkait Liga 3, Mori menjelaskan, akan dilakukan dengan sistem zona. Sebanyak 14 klub lama ditambah empat klub baru akan bertanding di dua zona, Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Kemudian dua terbaik dari masing-masing zona akan melaju ke Liga 3 NTB. Klub peringkat pertama langsung lolos ke Liga 3 Nasional.

Ketua Askab PSSI Bima Khaeruddin Juraid mengaku siap membangun sepak bola Bima.

“Ini tidak bisa dilakukan sendiri. Harus ada kerja sama yang baik dengan sejumlah pihak,” ujarnya.

BACA JUGA :  Porprov Terancam Kembali Ditunda

Juraid bertekad klub dari Bima bisa berprestasi mulai dari Liga 3, Liga 2 , bahkan hingga ke Liga 1, agar ini bisa direalisasikan, Askab mendorong semua pihak untuk memberikan fasilitas pendukung sebagai langkah awal.

“Yang masih menjadi kekurangan adalah pelatih berlisensi. Kami sudah kirim dan fasilitasi pelatih agar mendapat lisensi, sehingga dapat melatih klub di Bima,” tandasnya. (rie)