Pesan Ganja dari Depok, Oknum Mahasiswa Ditangkap

DIPERIKSA: MZY (25) dan MFS (28) diperiksa penyidik Satresnarkoba Polresta Mataram. (ROSYID/RADAR LOMBOK)

MATARAM  – Dua mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kota Mataram berinisial MZY (25) ditangkap polisi bersama rekannya MFS (28) yang juga lulusan D3 salah satu perguruan tinggi di Kota Mataram dalam kasus ganja.

Kedua pelaku yang berasal dari Kelurahan Kekalik Jaya ini memesan ganja dari luar daerah dengan berat 96,58 gram. “Kami mendapatkan informasi bahwa ada paket dikirim dari Depok, Jawa Barat menuju Kota Mataram,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra, Rabu (4/7).

Keduanya ditangkap Rabu (3/7) kemarin. Pelaku yang ditangkap pertama inisial MFS usai mengambil paket berisi ganja di salah satu kantor jasa ekspedisi di Jalan Sriwijaya, Kelurahan Mataram Timur, Kecamatan Mataram.

Baca Juga :  Oknum Buser Polda NTB Dilaporkan

“Sekitar pukul 15.00 WITA, ada seseorang yang datang ke kantor ekspedisi dan mengambil paket tersebut. Setelah mengambil paket itu, (MFS) keluar menggunakan mobil dan pada saat di jalan kami melakukan penangkapan,” ungkapnya.

Untuk mengelabui petugas, keterangan pada paket tersebut bertuliskan spare part. Diakuinya, spare part itu memang ada, namun di dalamnya diselipkan ganja.

Saat penggeledahan, polisi menemukan satu paket berisi ganja yang dibungkus dengan aluminium foil. Pengembangan dilakukan di rumah MFS yang ada di Jalan Swakarya, Lingkungan Kekalik Barat, Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela. “Kami melakukan penggeledahan, kami menemukan bekas paket ganja dan beberapa plastik klip kosong,” sebutnya.

Dari interogasi awal, MFS mengaku nama dan alamatnya dalam paket tersebut hanya dipinjam saja. Yang sebenarnya memesan ganja itu ialah pelaku MZY.

Baca Juga :  Empat Mahasiswa di Mataram Diduga Jadi Kurir Sabu

MZY ditangkap di rumahnya yang beralamatkan di Jalan Panji Anom, Lingkungan Kekalik Indah, Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela. “Kami melakukan penggeledahan di rumah MZY, di sana kami menemukan barang bukti berupa timbangan digital dan beberapa roll paper yang digunakan membungkus ganja,” ujarnya.

Ganja itu dibeli seharga Rp 500 ribu. Berapa kali pelaku memesan ganja dari luar daerah masih didalami. “Selain untuk konsumsi pribadi, juga akan diedarkan di wilayah Kecamatan Sekarbela,” ucap dia.

Saat ini, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Satresnarkoba Polresta Mataram. Keduanya belum ditetapkan tersangka. “Belum tersangka, masih menjalani pemeriksaan dulu,” tandasnya. (sid)

Komentar Anda