Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman

Ilustrasi PERTAMINA
PERTAMINA

MATARAM–Jelang pelaksanaan mudik lebaran hari raya Idhul Fitri 1438 Hijriyah, Pertamina Retail XI Kantor Ampenan memastikan adanya penambahan pasokan sejumlah jenis bahan bakar minyak (BBM) kecuali solar yang tetap stabil pasokannya. Penambahan pasokan BBM jenis produk Gasoline tersebut guna menjamin kelancaran masyarakat di NTB melakukan mudik lebaran Idhul Fitri.

Sales Executive Retail XI, Reggi Senjang Paramagarjita mengatakan, selama puasa Ramadhan dan lebaran Idhul Fitri pertamina menambah pasokan BBM produk gasoline sekitar 5 persen perharinya. “Pasokan BBM produk gasonline, seperti premium, pertamax dan pertalite perharinya penambahan 5 persen,” kata Reggi, Senin kemarin (5/6).

Menurut Reggi, secara umum selama bulan puasa Ramadan ini rata-rata terjadi kenaikan konsumsi untuk BBM produk gasoline yakni Premium, Pertamax dan Pertalite. Sementara untuk Solar kecendrunganya tetap stabil. Untuk itu, kata Reggi, sesuai dengan ketentuan yang ada dan guna mengantisipasi stok bahan bakar selama puasa Ramadhan dan jelang mudik lebaran, Pertamina melakuan penambahan pasokan sekitar 5 persen per harinya.

Seperti yang terjadi di Pulau Lombok saja, untuk menyiapkan ketahanan stok , Pertamina memasok hingga untuk 5-7 hari dan pasokan dari Pulau Jawa ke Provinsi NTB terus berjalan lancar sirkulasinya.Dimana untuk rata-rata normal sehari untuk produk Gasoline dalam hal ini Premium, Pertamax dan Pertalite setiap hari ini terdistrbusi di angka 800.000 liter, namun angka itu ditambah sekitar 5 persen dari normalnya.

Untuk BBM jenis Solar, lanjut Reggi, berdasarkan realisasi tahun tahun sebelumnya justru kecendrunganya turun. Apalagi jelang mudik lebaran. Hal tersebut disebabkan karena angkutan barang, ekspedisi non sembako lebih banyak tidak beroperasi dan lebih banyak angkutan penumpang orang.

Sementara itu peserta mudik itu justru lebih banyak menggunakan tranasportasi udara, sepeda motor dan kendaraan roda empat dalam hal ini mobil, mini bus yang sebagian besar berbahan bakar premium dan pertamax. Sedangkan untuk kesiapan stok selama puasa Ramadhan dan Lebaran Idhul Fitri, Reggi mengatakan, bahwa pihak Pertamina menyiapkan ketahanan stok.

Jika selama ini ketahanan stok itu selama 3-4 hari, maka ditingkatkan menjadi 7 hari. Selain itu penyaluran juga terus ditingkatkan ke setiap SPBU yang ada di NTB dari penyaluran biasanya 800 ribu liter/hari ditingkatkan menjadi 900 ribu liter perharinya hingga 100 ribu liter perhari khsusnya produk gasoline.

Untuk produk Pertamax sendiri jika jika rata sebelumnya perhari sebanyak 100 ribu liter perhari, maka diawal puasa Ramadhan naik menjadi 150 ribu liter perhari. Diprediksi jelang lebaran untuk arus mudik konsumsi Pertamax akan meningkat hingga 200 ribu liter perharinya.

“Pertamax dan Pertalite selama puasa Ramadhan dan lebaran ini akan terjadi kenaikan sekitar 10 persen dari konsumsi puasa tahun 2016. Pertamax dan Pertalite sudah menjadi pilihan masyarakat,” kata Reggi.

Sementara Ketua Hiswana Migas Provinsi NTB, Mahendra Gandhi memastikan kesiapan SPBU di Provinsi NTB melayani masyarakat terlebih lagi saat arus mudik lebaran mendatang.

Jumlah SPBU di Pulau Lombok sebanyak 68 unit SPBU yang tersebar di 5 kabupaten/kota, di Sumbawa dan Sumbawa Barat terdapat 13 SPBU dan untuk Bima serta Dompu sebanyak 12 unit SPBU. Seluruh SPBU yang ada di Provinsi NTB tersebut secara umum sudah siap melayani pengisian BBM untuk arus mudik.

“Untuk BBM jenis premium, pertamax dan pertalite di beberapa SPBU sudah dialkukan penambahan pasokan. Yang jelas SPBU siap melayani para pemudi,” pungkasnya. (luk)

BACA JUGA :  Ekspor Mutiara NTB Masih Bentuk Gelondongan