Perslobar Sukses Melaju ke Partai Final Liga 3 NTB

DRAMATIS : Inilah saat Algojo tim Perslobar melangsungkan laga adu pinalti setelah berhasil di tahan imbang tim Persidom. NASRI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Laga semifinal antara Perslobar dan Persidom berlangsung dramatis di GOR 17 Desember. Kedua tim sukses saling tahan imbang dengan skor 0-0. Namun demikian, Persidom harus puas sampai partai Semifinal, setelah dikandaskan Perslobar lewat adu pinalti dengan skor 4-2.

Pada babak pertama berlangsung, tampak kedua tim saling jual beli serangan. Tim Perslobar selaku tuan rumah sempat kewalahan. Namun Persidom juga selalu dibuat tidak berkutik, lantaran serangan balik mematikan dari Perslobar. Hingga babak pertama usai, gol dari kedua tim tidak kunjung tercipta.

Memasuki babak kedua, permainan kedua tim masih seperti biasa. Sama-sama kuat di lini pertahanan, karena serangan dan tembakan yang dilesatkan selalu di mentahkan. Keadaan ini berlangsung hingga babak kedua usai. Namun keadaan mulai berubah, setelah berlangsungnya adu pinalti.

“Harus kita akui tim Persidom itu kuat. Buktinya mereka berhasil tahan imbang serangan tim kita,” ujar Manajer Perslobar drg H Arbain Ishak, Rabu (29/12).

Pada adu pinalti berlangsung, pemain Perslobar yang pertama eksekusi tendangan pinalti. Rupanya tendangan itu berhasil dilesatkan dengan sempurna, sehingga skor berubah menjadi 1-0. Giliran pemain Persidom yang eksekusi pinalti, sayang tendangan pemain Persidom gagal, karena hanya mengenai mistar gawang Perslobar.

Berlanjut ke pemain Perslobar, tendangan pemainnya selalu tepat sasaran. Berbeda dengan pemain Persidom yang lebih banyak gagal mengeksekusi. Sehingga Persidom harus puas dengan skor 4-2, dan otomatis tim Persidom gagal melaju ke partai final.

BACA JUGA :  Laskar Undru Harus Tetap Fokus

“Kemenangan yang dramatis, kita jadi senam jantung. Harus nunggu dua jam untuk raih kemenangan tim,” lanjut Arbain.

Datang ke Mataram sebagai runner up Pulau Sumbawa, Persidom sebetulnya mampu menyulitkan juara Pulau Lombok, Perslobar, sepanjang waktu normal. Itu mereka buktikan dengan skor imbang tanpa gol, hingga akhirnya penentuan pemenang dilakukan melalui adu penalti yang berakhir 4-2 untuk kemenangan Perslobar.

Perslobar sendiri yang menurunkan seluruh pemain terbaiknya, tidak menduga bakal mendapatkan perlawanan sengit dari Persidom. Kendati mendapat dukungan penuh dari para suporternya yang datang memadati tribun barat GOR Turide, namun tim asuhan Sudianto itu tampak kesulitan menjebol gawang Persidom. Beruntung pada adu penalti tersebut, para algojo Perslobar mampu memanfaatkan moment-nya dengan menyarangkan empat gol.

Kandasnya Persidom di semifinal Liga 3 NTB, membuat satu kans wakil Pulau Sumbawa tinggal bertumpu pada Persekobi Kota Bima. Sebagai juara Pulau Sumbawa, Persekobi akan menghadapi runner up Pulau Lombok, PS Bima Sakti, hari ini Kamis (30/12) sore, pukul 15.00 Wita.

Partai semifinal kedua Liga 3 NTB antara Persekobi melawan PS Bima Sakti, diprediksi bakal berlangsung ketat dan seru. Partai kedua tim ini juga bisa disebut laga yang ‘unik’ di Liga 3 NTB yang digelar Asprov PSSI NTB. Pasalnya, di kubu PS Bima Sakti, meski bermarkas di Mataram, namun hampir 90 persen materi pemainnya adalah putra-putra Bima yang kuliah dan bekerja di Lombok.

BACA JUGA :  2 Atlet NTB Juara Marathon di Ajang Lomba Triathlon Tingkat Nasional

Alhasil, partai semifinal kedua ini disebut laga dua tim bersaudara namun dengan misi dan ambisi sendiri-sendiri. Persekobi jelas datang jauh-jauh dari Bima untuk melanjutkan moment indah mereka sebagai juara Pulau Sumbawa. Apalagi dengan kandasnya Persidom atas Perslobar, menjadikan motivasi Persekobi kian meninggi untuk menjaga asa wakil Pulau Sumbawa mendapatkan tempat di partai final Liga 3 NTB tahun 2021.

Ketua Pelatih Persekobi, Alfian Indra Wirawan, telah menandaskan timnya akan berjuang maksimal untuk melaju ke final. Dia tidak ingin para pemain Persekobi kehilangan fokus di lapangan. Dia ingin moment manis Persekobi di kompetisi rayon Pulau Sumbawa lalu bisa terus berlanjut di semifinal Liga 3 NTB di Mataram.

“Kami sudah teruji dengan keberhasilan menjadi juara Pulau Sumbawa. Jadi, kami ingin melanjutkan prestasi itu di Mataram. Persekobi harus melangkah ke final,” tutupnya. (rie)