Perslobar Junior Tersingkir di Babak 16 Besar

BERDOA :Tampak saat para pemain Perslobar menengadahkan tangan berdoa sebelum bertanding. (IST/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Perjuangan tim Perslobar Junior di Piala Soeratin U-15 putaran Nasional akhirnya kandas. Sejumlah penampilan terbaik sudah ditunjukkan dari babak penyisihan grup, namun Perslobar akhirnya tersingkir setelah dikandaskan oleh tim PSP Padang, Sumatera Barat.

“Tim kita sudah berjuang dengan maksimal. Buktinya, kita berhasil melaju ke babak 16 besar. Tapi kita juga harus legowo, karena harus tersingkir di babak 16 besar,” kata Ketua Askab PSSI Lobar drg H Arbain Ishak, Kamis (24/3).

Dikatakannya, pada putaran babak 16 besar, Perslobar U-15 bertemu dengan tim kuat PSP Padang Sumatera Barat. Laga perebutan 8 besar itu berlangsung pada Kamis (24/3) pagi hari. Kesempatan emas itu tidak disia siakan oleh tim Perslobar. Karena dalam laga, tidak jarang membuat tim PSP Padang kewalahan menjaga serangan tim Perslobar.

Baca Juga :  Perslotim Menang, PS Hamzanwadi Tumbang

Namun mental juara rupanya tetap berada pada tim PSP Padang. Karena sejauh ini, Tim PSP Padang merupakan tim juara bertahan sejak 2019 lalu di Piala Soeratin U-15. Benar saja, kesempatan demi kesempatan yang di dapat PSP Padang selalu dimanfaatkan dengan baik. Hingga tiba saatnya, pemain PSP Padang membobol gawang Tim Perslobar.

“Tim kita kebobolan 2 gol tanpa balas. Tapi hasil ini akan jadi evaluasi mendasar untuk kedepannya,” lanjut Arbain.

Kendati demikian, Arbain tetap menyampaikan ucapan terima kasih terhadap warga NTB yang sudah mendukungnya dari putaran Piala Soeratin di NTB, khusunya para suporter yang berada di Kabupaten Lombok Barat. Pasalnya, tanpa dukungan dari warga NTB, Perslobar juga kesulitan melaju hingga ke babak 16 besar, walaupun pada akhirnya tersingkir dari babak tersebut.

Baca Juga :  Jadi Tuan Rumah MXGP, NTB Harus Siap Kuras Anggaran Belasan Miliar

Diakuinya, bahwa tim PSP Padang merupakan salah satu tim kuat bagi Perslobar. Pengalaman bertanding PSP Padang sudah cukup baik. Kondisi ini lantas, bakal dijadikan bahan evaluasi untuk tim kedepan. Namun di satu sisi, pihaknya juga merasa bangga, karena mampu bertahan di Grup D hingga lolos ke babak 16 besar meskipun di Grup D adalah grup neraka.

“Terima kasih untuk semua doa dan dukungannya. Anak-anak sudah sangat maksimal melawan juara bertahan Piala Soeratin U-15 2019 PSP Padang,” tutupnya. (rie)

Komentar Anda