Perkemi NTB Sesalkan Atletnya Belum Dapat Izin Berlatih

LATIHAN: Tampak saat sejumlah atlet Kempo jajal latihan terpusat di GOR 17 Desember. (nasrie/radarlombok.co.id)

MATARAM—Salah satu dari delapan atlet Kempo yang ikut latihan terpusat Pelatda PON belum dapat izin berlatih dari instansi tempat atlet bekerja. Praktis, peristiwa ini sangat disesalkan Pengprov Persaudaraan Shorinji-Kempo Indonesia (Perkemi) NTB.

“Ada satu atlet kita yang masih belum bisa maksimal latihan karena terkendala pekerjaannya. Cukup kita sesalkan kejadian ini, karena belum dapat izin berlatih,” kata Ketua Harian Perkemi NTB Agus Suharyan, Sabtu (31/10/2020).

Agus yang juga Pelatih Cabor Kempo ini menjelaskan, atlet yang belum mendapatkan izin penuh dari instansinya sangat mempengaruhi ritme latihan atlet Kempo lainnya. Karena mereka menjadi satu tim dan akan turun di nomor berpasangan.

“Jadi belum maksimal latihan dengan pasangannya. Mereka turun di nomor embu berpasangan.” katanya.

Agus meminta KONI maupun Dispora NTB bisa membantu menjembatani dispensasi bagi atlet ke instansinya, agar program latihan bisa berjalan maksimal. Pihaknya sudah turun tangan urus izinnya, tapi jawaban dari pihak instansi tempat atletnya bekerja, yakni Dinas Koperasi Lombok Barat tidak menunjukkan sikap respek terhadap perjuangan atlet yang bakal berlaga di kancah nasional, guna Memperjuangkan dan membawa nama baik daerah NTB.

Bahkan yang membuat pihaknya semakin kesal dengan keadaan ini, atlet yang bersangkutan rupanya tidak dapat izin berlatih sejak Februari 2020 lalu. Baginya, Dinas Koperasi Lombok Barat yang tidak memberikan izin atlet berjuang membesarkan dan mengharumkan nama daerah, harusnya diberikan peringatan oleh pimpinannya, termasuk Bupati Lobar. Kepala Dinas Koperasi Lombok Barat beserta jajarannya harus ditegur, agar pengalaman buruk semacam ini tidak terjadi lagi kedepannya.

“Kalau KONI dan Dispora NTB juga ikut urus izinnya mungkin bisa lebih cepat,” ucapnya.

Juru Bicara Panitia Pelatda PON XX Dr Kadri menjelaskan, sampai saat ini KONI NTB masih mengurus izin bagi atlet-atlet.

“Tim sedang turun ke daerah atlet yang belum mendapatkan izin. Mereka akan berkomunikasi langsung dengan dinas atau instansi atlet ataupun kepala daerah,” katanya. (rie)