Peringati HUT NTB, PUPR Gelar Penanaman 1500 Bibit Pohon

PENGHIJAUAN: Dinas PUPR Provinsi NTB melakukan penghijauan dengan penanaman 1500 bibit pohon di area Embung Jongkor, Desa Beleka, Praya Timur, Jumat (11/12/2020). (faisal haris/radarlombok.co.id)

MATARAM-Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTB dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) NTB yang ke 62 tahun, melaksanakan kegiatan penanaman 1500 bibit pohon di area Embung Jongkor yang terletak di Desa Beleka Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (11/12/2020).

Kepala PUPR Provinsi NTB, H Sahdan, MT yang ditemui dilokasi kegiatan mengatakan, bahwa kegiatan yang dilakukan bersama semua jajaran karyawan dan karyawati Dinas PUPR NTB, sesuai arahan dari Gubernur NTB melalui surat yang ditandatangani Seketaris Daerah, dalam rangka memperingati HUT NTB yang jatuh pada tanggal 17 Desember 2020.

“Ini kita lakukan sebagai bagian dalam memperingati HUT NTB karena kami diminta untuk memilih dari beberapa kegiatan yang bersifat ejesi yang banyak bermanfaat bagi masyarakat yang terkait dengan infrastruktur kita untuk menyelamatkan dari kerusakan lingkungan,” katanya.

Selain melibatkan karyawan dan karyawati, kata Sahdan, kegiatan ini juga melibatkan masyarakat dan unsur perangkat desa setempat. Guna mengajak dan menumbuhkan kesadaran dalam menata dan memelihara kelestarian lingkungan yang sangat perlu di budayakan sejak dini.

“Selain dari karyawan dan karyawati yang ada di dinas PUPR NTB, kita juga libatkan berpartisipasi masyarakat setempat dalam penanaman bibit pohon ini baik dari unsur desa dengan harapan pohon yang kita tanam ini mereka bisa ikut menjaga,” ujarnya.

Pemilihan lokasi Embung Jongkor, lanjutnya, tentu atas dasar hasil pertimbangan bersama tim, karena sebelumnya memilih dua lokasi untuk melaksanakan penanaman bibit pohon, tapi setelah dicek lokasi yang pertama tidak memungkinkan untuk ditanami pohon sehingga dipusatkan di area Embung Jongkor.

“Kemarin kita merencanakan dua lokasi sebetulnya. Tetapi setelah kita cek lokasi yang satu tidak memungkinkan, akhirnya kita pilih lokasi ini,” terangnya.

Secara kebetulan juga, sambungnya, Embung Jongkor yang menjadi lokasi penanaman bibit pohon, baru selesai di rehab. Jadi sangat tepat untuk ditanami pohon untuk memperkuat fungsi utama infrastrukturnya. Selain sebagai upaya menciptakan dan meningkatkan kualitas tangkapan air.

“Sehingga untuk memperkuat posisi tanah yang baru dikerjakan ini kita langsung tanaman bibit pohon, untuk memperkuat infrastrukturnya,” sambungnya.

Ia menjelaskan, pemilihan jenis bibit pohon yang ditanam pada dasarnya telah di berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB.

Pada dasarnya dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu pohon untuk memperkuat fungsi utama infrastruktur dan pohon produktif yang bernilai ekonomi yang dapat dirasakan manfaat oleh masyarakat nanti.

“Kami diberikan pohon jambu mente, senggon dan mahoni dan sedikit buah-buahan, ada buah nangka, mangga. Jumlah pohon yang kita tanam sekitar 1500 bibit pohon semuanya. Jadi ada mahoni, yang paling banyak jambu mente sama senggon yang sampai seribuan sisinya itu ada nangka, mangga dan mahoni,” jelasnya.

Sahdan yang merupakan putra asli Beleka juga berpesan supaya pohon yang ditaman ini bisa dijaga dan dirawat oleh masyarakat dengan harapan nanti daerah ini bisa kembali hijau. bisa merawat bibit pohon yang sudah ditanama oleh para tokoh-tokoh masyarakat supaya bisa tumbuh dengan baik dengan harapan daera ini kembali hijau.

“Kita berharap bibit pohon yang kita tanam bisa dirawat dan dijaga oleh masyarakat,”harapnya.
Karena menurutnya, penanaman pohon ini jauh lebih sulit ketimbang membangun gedung, karena membangun gedung waktunya bisa selesai dengan mudah. Tetapi kalau penanaman pohon tentu harus dirawat dan dijaga kalau tidak dirawat tentu tidak ada gunanya.

“Oleh karena itu, pohon yang kita tanam ini apalagi baru-baru ini sangat rentan tidak hidup. Jadi kami sangat berharap masyarakat bersama petugas kita yang ada disini untuk bisa menjaga dan merawat pohon ini sampai bisa tumbuh dengan baik,” tambahnya.

“Mudah-mudahan keberadaan kita ini masyarakat bisa mendukung dengan cara ya merawat apa yang sudah kita tanam ini,” sambungnya.

Sahdan juga menyampaikan kegiatan penanaman bibit pohon ini dilakukan tentu tidak terlepas dari tanggungjawab dalam menyelamatkan infrastruktur dari kerusakan lingkungan, maka dalam momen memperingati HUT NTB pihaknya memilih bebebagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat dan menjaga infrastruktur.

“Dalam menyambut HUT NTB masing-masing SKPD punya peran masing-masing sesuai bidang dan tugasnya. Kalau kami ini ditugaskan di infrastruktur ya kami akan menyelamatkan infrastruktur dari kerusakan lingkungan dan melaksanakan kegiatan yang bermanfaat juga buat masyarakat setempat,” ujarnya.

Oleh sebab itu, selain penanaman bibit pohon yang dilaksanakan, pihaknya juga telah melaksanakan kerja bakti dan penanaman tanaman dilingkungan dinas PUPR NTB.

“Jadi pada prinsipnya HUT NTB ini kita meriahkan dengan evant-evant yang bermanfaat untuk masyarakat baik dilingkungan kantor maupun diluar lingkungan kantor, sekarang diluar kantor ya seperti saat ini kita penanaman pohon bersama masyarakat,” jelasnya.

Ditempat yang sama salah satu tokoh masyarakat Desa Belaka, Nurudin menyampaikan ucapan terimakasih atas kegiatan yang dilakukan Dinas PUPR NTB dalam penanaman bibit pohon di area Embung Jongkor yang baru saja selesai direhab.

Kegiatan ini menurutnya sangkat tepat dilakukan dan sangat bermanfaat terlebih bibit yang ditanam juga terdapat bibit buah-buahan yang nanti sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

“Ini sangat bermanfaat, sangat luar biasa, kita sabagai masyarakt disini sangat berterimakasih atas kegiatan yang dilakukan dinas PUPR NTB, matur tampiasih,” ucapnya. (sal)