Perindo dan Mantan Gubernur NTB Dukung Ahyar-Mori

Ahyar-Mori Semakin Kuat di Lotim

Perindo dan Mantan Gubernur NTB Dukung Ahyar-Mori
TAMBAHAN DUKUNGAN : Gubernur NTB periode 1998-2003, Harun Al Rasyid mengalungkan sorban miliknya, sebagai tanda mendukung Ahyar-Mori untuk memimpin NTB 5 tahun kedepan, Sabtu lalu (3/3). (IST FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM – Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur NTB, TGH Ahyar Abduh – H Mori Hanafi (Ahyar-Mori) terus mendapat suntikan kekuatan untuk memenangkan pemilihan kepala daerah (Pilkada) NTB. Kali ini dukungan datang dari tokoh masyarakat yang merupakan mantan Gubernur NTB, Harun Al Rasyid, dan Parta Perindo.

Perintah kepada seluruh jajaran fungsionaris dan simpatisan Partai Perindo di NTB, agar bekerja untuk memenangkan pasangan nomor 2, Ahyar-Mori. Dalam perintah itu tertera jelas bahwa keputusan DPP Partai Perindo telah mengeluarkan mandat atau surat dukungan untuk calon yang mewakili pulau Lombok dan pulau Sumbawa itu. “Iya itu benar sudah ada perintah dari DPP,” ujar Cawagub NTB, H Mori Hanafi saat dikonfirmasi, Minggu kemarin (4/3).

Disampaikan Mori, partai Perindo memang telah mempercayakan mandat kepada TGH Ahyar Abduh dan dirinya, dalam kompetisi meraih posisi kepala daerah di Provinsi NTB. “Tentunya dukungan Partai ini akan diikuti dengan bekerjanya mesin partai hingga ketingkat grass root untuk memenangkan pasangan Ahyar-Mori,” katanya.

Perindo merupakan partai yang telah lulus seluruh tahapan verifikasi dan telah dinyatakan sebagai peserta pemilihan umum 2019 mendatang. Tentunya telah memiliki jajaran pengurus dan fungsionaris hingga ke tingkat paling dekat dengan masyarakat pemilih.

Menurut Mori, masuknya Partai Perindo yang dikomandoi oleh HM Izzul Islam di NTB ini akan memberi energi baru. “Kami tentu sangat berterima kasih untuk kepercayaan yang diberikan ini, dan kami juga akan bekerja maksimal mungkin untuk mewujudkan cita-cita bersama untuk sekarang hingga kedepannya,” kata Mori.

Dengan masuknya Partai Perindo, maka dukungan partai politik yang maju bekerja dan menjadi mesin pendorong bagi kemenangan Paket AMAN bertambah menjadi enam Parpol setelah Gerindra, PDI, PPP, PAN, dan IDAMAN.

Sebelumnya, suntikan dukungan juga datang dari Gubernur NTB periode 1998-2003, Harun Al Rasyid. Dukungan tersebut ditandai dengan dikalungkannya sorban kepada pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur NTB, TGH Ahyar Abduh-Mori Hanafi di Jakarta, Sabtu lalu (3/3).

Harun Al Rasyid yang pernah memimpin NTB, saat ini menjadi salah satu tokoh masyarakat yang sangat dihormati. Dukungan terhadap Ahyar-Mori, menjadi pertanda bahwa Paslon tersebut merupakan yang terbaik untuk masyarakat NTB. “Sorban ini pemberian dari saya pribadi, dan saya kalungkan khusus kepada Ananda Mori Hanafi. Ini sebagai salah satu dukungan dan doa saya atas keikutsertaan pasangan Ahyar-Mori dalam Pilkada. Semoga pasangan Ahyar-Mori dapat memenangkan pertarungan dalam Pilkada ini, dan bisa membawa masyarakat NTB ke arah yang lebih baik lagi dari sekarang ini,” ujar Harun.

Menurut Harun, pasangan Ahyar-Mori merupakan pasangan ideal. Mengingat telah mencerminkan adanya keseimbangan antara dua Pulau di NTB yakni Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Selain itu juga, Paslon tersebut merupakan refresentatif seluruh kalangan dan kelompok di NTB. “Saya menilai pasangan ini sangat cocok untuk memimpin NTB pada Periode 2018-2023 ini,” yakinnya.

Calon Wagub NTB, H Mori Hanafi sangat mengapresiasi sekaligus terharu dengan adanya pemberian dukungan sekaligus do’a dari mantan orang nomor satu di NTB itu. Apalagi sosok Harun Al Rasyid juga sudah dikenal sebagai salah satu tokoh Nasional. “Terimakasih banyak atas semua dukungan yang telah diberikan. Dukungan dan do’a ini tentu akan menambah spirit kami dalam bertarung dan berjuang,” kata Mori.

Sebelumnya, Calon Gubernur NTB, TGH Ahyar Abduh juga mengukuhkan relawan Merang Sasak bertempat di Dusun Sandonga, Desa Dara Kunci, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, Sabtu siang (3/3). Hal itu akan membuat calon nomor urut dua itu semakin kuat di Lombok Timur.

Kegiatan pengukuhan juga dirangkai dengan deklarasi dukungan warga Lingkar Hutan dan Pesisir Sambelia, untuk pasangan TGH Ahyar Abduh dan H Mori Hanafi (Ahyar-Mori) pada Pilkada Gubernur NTB 2018 – 2023.

Saat TGH Ahyar Abduh tiba di lokasi acara, sekitar 800 lebih warga sudah menunggu sambil meneriakkan yel-yel kemenangan. Iring-iringan rombongan Cagub NTB itu disambut dengan tarian dan kesenian tradisional Sasak.

Ketua Relawan Merang Sasak, Lalu Anas Amrullah dalam sambutannya menegaskan, pemimpin NTB haruslah yang memiliki perhatian terhadap nilai-nilai dan adat istiadat masyarakat. “Sudah seharusnya kita mendukung calon yang memperkuat nilai-nilai dan potensi masyarakat. Dan program itu dimiliki oleh Ahyar-Mori, Paslon yang paling tepat memimpin NTB,” ujarnya.

Lalu Anas Amrullah merupakan seorang pengusaha dan pemerhati budaya Sasak. Dukungan terhadap Ahyar-Mori sudah memang seharusnya. Jangan sampai, orang yang memimpin NTB tidak memiliki visi dan misi memperkuat adat istiadat masyarakat.

Usai sambutan, acara berlanjut dengan pengukuhan 800 Relawan Merang Sasak. Diwakili oleh beberapa anggota dengan pembacaan deklarasi Merang Sasak oleh Lalu Anas Amrullah. Isi deklarasi antara lain adalah komitmen Merang Sasak untuk bersama memenangkan Ahyar-Mori, sebagai bagian dari perjuangan mengangkat harkat hidup orang Sasak.

Usai pembacaan deklarasi Relawan Merang Sasak, acara dilanjutkan dengan pembacaan nota kesepahaman antara TGH Ahyar Abduh dengan anggota Koperasi/kelompok HKm/KTH dan KWT. Nota Kesepahaman ini merupakan janji dan kesepatan politik Ahyar-Mori.

Nota kesepahaman isinya antara lain adalah pelaksanaan Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Pinggir Kawasan Hutan Sambelia, Pengelolaan Hasil Hutan Bukan Kayu dan Hasil Hutan Kayu, dan memperlancar proses perijinan HKm baru di areal Hutan Produksi Sambelia. Mengingat, selama ini masyarakat disana merasa asing di tempatnya sendiri.

Dalam kesempatan tersebut, Cagub NTB TGH Ahyar Abduh mengatakan, dirinya telah berkomitmen. Komitmen tersebut adalah janji yang harus ditepati. “Segala janji politik dengan masyarakat Sambelia, terutama program peningkatan kesejahteraan masyarakat Lingkar Hutan dan Pesisir Sambelia pasti akan saya tepati,” tegasnya.

Selain itu, peningkatan pendidikan juga akan menjadi perhatian khusus dari pasangan Ahyar-Mori kepada masyarakat Sambelia. Pendidikan merupakan hal yang penting untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).

Ahyar tidak ingin mendengar ada lagi anak-anak Sambelia yang putus sekolah. Fasilitas pendidikan juga harus ditingkatkan, termasuk kualitas guru selaku pendidik. “Beasiswa dari APBD akan kita siapkan juga, seluruh masyarakat NTB harus benar-benar bisa merasakan kue pembangunan. Terutama bagi masyarakat yang selama ini kurang mampu,” tandas TGH Ahyar yang selanjutnya menjadi imam shalat Dzuhur bersama masyarakat setempat. (zwr)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut