Perempuan Asal Taman Indah Ini Ditemukan Gantung Diri dengan Posisi Berlutut

Korban H, perempuan 47 tahun saat disemayamkan di Dusun Repuk Tunjang Timur, Desa Taman Indah, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (18/01/2023). (IST FOR RADAR LOMBOK)

PRAYA–Perempuan 47 tahun, inisial H ditemukan meninggal gantung diri pada terali jendela kamar salat dengan posisi berlutut di Dusun Repuk Tunjang Timur, Desa Taman Indah, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (18/01/2023).

Kapolsek Pringgarata AKP Sulyadi Muchdip menyampaikan, kejadiannya sekitar pukul 16.00 WITA. Anak korban inisial NS, 10 tahun melihat korban dalam kondisi leher tergantung dengan menggunakan tali nilon tepatnya di terali jendela dengan posisi berlutut.

Mengetahui peristiwa tersebut anak korban kemudian memberitahukan kepada saksi R, perempuan, 44 tahun yang merupakan adik korban. Mendapatkan informasi tersebut selanjutnya R langsung menuju lokasi.

Baca Juga :  Lari ke Malaysia Setelah Curi HP Anggota DPRD, Saat Pulang Langsung Ditangkap

Sesampainya di TKP, R melihat korban tergantung kemudian berteriak meminta pertolongan serta berusaha menurunkan korban dan berupaya memberikan pertolongan dengan cara menyiramkan air ke badan korban namun tidak ada reaksi.

Mendapatkan laporan tentang kejadian tersebut Anggota Polsek Pringgarata langsung ke lokasi melakukan olah TKP dan mengamankan TKP. “Berdasarkan keterangan saksi, pada saat korban diturunkan dari bagian anus mengeluarkan tinja,” kata AKP Sulyadi Muchdip.

Kemudian Anggota Polsek menghubungi Tim Medis Puskesmas Pringgarata untuk dilakukan pemeriksaan fisik atau visum luar. Adapun dari hasil pemeriksaan tim medis ditemukan adanya luka lecet pada bagian leher yang diduga bekas jeratan. Sementara menurut pengakuan keluarga korban bahwa selama ini korban mengidap penyakit diabetes sekitar 1 tahun dan pernah melakukan upaya bunuh diri dengan cara melompat ke dalam sumur namun dapat digagalkan oleh saudara korban yang paling kecil inisial A.

Baca Juga :  Dua Pemuda Taman Sari Ini Habiskan Uang Curian untuk Berfoya-foya

Selama ini korban tinggal di rumah R yang merupakan adik korban dan korban sudah menikah namun tidak tinggal dalam satu rumah. Keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi yang dibuktikan dengan penandatanganan surat penolakan dan menerima kejadian tersebut sebagai sebuah musibah. (RL)

Komentar Anda