Perawatan Kulit dengan Sabun Herbal Mulai Dilirik

Haesna dan putrinya berswafoto di rumah produksi sabun “Madeleine” Dusun Ireng, Desa Sesela, Kamis (19/1). (IST/ RADAR LOMBOK)

GIRI MENANG – Sebagian besar produk sabun mandi yang dijual bebas di masyarakat ditengarai banyak mengandung zat kimia. Hal ini membuat masyarakat kemudian lebih melirik sabun mandi natural yang lebih banyak kandungan nabatinya atau herbal.

Peluang itu kemudian coba dimanfaatkan Mama Haesna, sapaan akrab, seorang Ibu rumah tangga yang kini mencoba peruntungan dengan menjual produk buatan sendiri, sabun batangan khusus berbahan herbal atau nabati. Selain sabun mandi, ada juga deterjen cair, pencuci piring, serta pembersih lantai dan toilet.

Haesna mengatakan usaha ini dilakoninya lantaran pernah mengalami sakit kulit dalam waktu yang lama, sehingga kulitnya menjadi sensitif dan gampang iritasi. Berbagai sabun mandi dan deterjen pencuci pakaian pernah dicobanya, agar cocok dengan keadaaan kulitnya saat itu.

“Saya pakai sabun mandi yang dijual di pasaran, tapi tak kunjung cocok,” ujar Haesna, perempuan dari Kelurahan Rembiga, Mataram.

Baca Juga :  Meriah, Peringatan Hari Kartini ke-138 Kota Mataram

Karena tak kunjung cocok itulah, Haesna bersama suaminya meracik sabun batangan khusus berkomposisi minyak zaitun dan berbagai bahan herbal campuran lainnya. Seperti, kunyit, lidah buaya, rumput laut dan kacang almound. Setelah menemukan komposisi dan takaran yang sesuai, terkhusus sabun mandi batangan itu digunakan pada kulitnya yang sakit kala itu. Alhasil, kini kulit yang tadinya sensitif dan gampang iritasi tersebut menjadi sehat kembali seperti semula setelah beberapa kali pemakaian.

“Saya pakai sabun batangan ini setiap kali mandi. Sekarang sudah terlihat hasilnya. Sehat kulit saya dibuatnya,” tutur Haesna.

 Hal itulah kemudian yang membuat dirinya mengajak kepada masyarakat untuk memakai produk berbahan herbal, seperti halnya sabun mandi yang dibuatnya. Selain dapat menghaluskan dan melembabkan kulit, juga dapat mengangkat sel-sel kulit  mati. Cocok digunakan untuk semua jenis kulit atau kulit sensitive, aman untuk ibu hamil dan anak-anak, serta penderita exim.

Baca Juga :  Berkali-Kali Merasakan Manfaat JKN-KIS, Hartini Bersyukur Jadi Peserta

Diakui, sabun Madeleine (Merk) itu, meski telah lulus uji laboratorium kesehatan daerah, namun kapasitas produksinya masih sangat terbatas. Racikan sabun yang sudah jadi dibuat, tidak bisa langsung  dapat dipasarkan, melainkan harus diendapkan dalam ruang steril selama satu bulan. Meski begitu, bagi yang berminat menggunakannya bisa menghubungi dirinya di nomer HP. 0878 6503 6161 atau mendatangi Rumah Produksi/Kantor Pusat Kami di Dusun Ireng, Desa Sesela, Lombok Barat.

“Untuk informasi lebih lanjut dan kerjasamanya,Kami akan layani,” tutup Haesna. (adv)

Komentar Anda