Perang Dagang AS- Cina, Bisa Dongkrak Sektor Pariwisata

perang dagang
Ilustrasi (SUMBER: tribunnews)

MATARAM – Imbas perang dagang antara Amerika Serikat dan China yang saat ini Terjadi berdampak kepada beberapa negara, salah satunya Indonesia. Bahkan perang dagang kedua negara tersebut beresiko besar terhadap sektor pariwisata.

Terlebih lagi, sekarang ini, sektor pariwisata NTB mulai berkembang pesat. Jika tidak dicermati oleh pemerintah pusat maupun daerah, maka bisa berdampak negatif terhadap perkembangan industri pariwisata yang ada di NTB khususnya.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharan (DJPb) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Taukhid mengatakan, dampak dari adanya perang dagang AS –China akan berimbas skala global. Ketegangan perdagangan antar dua negara negara tersebut akan berdampak negatif dan positif. Tidak hanya bagi bilateral dua negara, tetapi juga pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.

“Dampak positif, misalnya dolar naik tapi daya beli dari wisatawan asing itu lebih tinggi sehingga mereka bisa tinggal lebih lama,” tutur Taukhid, Jum’at kemarin (13/7).