Penyebab Kebakaran Pasar Pagesangan Masih Misterius

KEBAKARAN
PENYEBAB: Penyebab kebakaran di Pasar Pagesangan Kota Mataram masih belum diketahui. (Dok//Radar Lombok)

MATARAM — Lebih dua pekan sudah kebakaran menghanguskan sembilan los pedagang di Pasar Pagesangan Kota Mataram. Kendati demikian, penyebab kebakaran masih menjadi teka-teki sampai saat ini. 

Aparat kepolisian belum juga menyimpulkan penyebab kebakaran itu. Polres Mataram memastikan masih melakukan penyelidikan berkaitan dengan kebakaran ini.

‘’Kita masih lakukan penyelidikan,’’ ujar Kapolres Mataram, AKBP Saiful Alam, Sabtu (4/5).

Untuk melakukan penyelidikan, kepolisian menggandeng beberapa pihak, seperti bantuan dari PLN. Hal ini dilakukan untuk mengetahui, adanya kegiatan yang menimbulkan percikan api di luar prosedur.

Selain itu, Polres Mataram meminta bantuan dari Puslabfor Polda Bali. Bantuan Puslabfor dibutuhkan untuk melakukan penyelidikan terkait asal-usul api.

‘’Karena itu ada beberapa ruko kan. Dari mana apinya betul-betul berasal. Apakah ada memang orangnya itu membuat instalasi sendiri sehingga memicu kebakaran atau memang murni karena korslet,’’ ungkapnya.

Pihaknya sudah menghubungi Puslabfor dan masih menunggu kedatangannya. Ia memastikan kepolisian tetap profesional dalam bekerja. Walaupun kini tengah disibukkan untuk pengamanan Pemilu 2019.

‘’Semua harus profesional. Semua kegitan harus berjalan,’’ imbuhnya.

Setelah kebakaran terjadi, pihaknya sudah melakukan olah KP di lokasi. Disimpulkan memang terjadi kebakaran. Hanya saja untuk penyebabnya harus ditentukan dan disimpulkan oleh ahlinya.

Mengenai waktu yang dibutuhkan oleh Puslabfor untuk menyimpulkan penyebab kebakaran, disebutnya tergantung dari hasil yang didapatkan di lapangan. ‘’Tergantung nanti dari kesulitan yang disampaikan Puslabfor. Pasti kan nanti ada jejak-jejaknya di sana,’’ tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram, H Amran M Amin mengatakan, pihaknya sudah berkirim surat ke Dinas PUPR. Ini tujuannya untuk dilakukan penaksiran terhadap kerugian. Khususnya kerugian terhadap bangunan atau los pasar yang terbakar.

‘’Itu sudah diterima oleh PUPR untuk melakukan penaksiran kerugian. Sampai sekarang jawaban resminya belum ada,’’ katanya.

Sementara, pihaknya juga sudah melakukan penaksiran. Terutama dengan kerusakan beberapa los yang dilalap si jago merah. Diperkirakan, kerugian Pasar Pagesangan mencapai lebih dari Rp 350 juta.

‘’Baik kerugian bangunan maupun kerugian materi yang diakibatkan oleh jualan masyarakat kami yang ada. Bahkan ada uang pedagang Rp 10 juta terbakar yang tersimpan di sana,’’ ungkapnya.

Pihaknya kemudian melayangkan surat Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram berkaitan dengan permintaan dilakukan pembahasan di anggaran perubahan untuk perbaikan los pasar yang terbakar. ‘’Kami juga buat proposal ke Kementerian Perdagangan. Kita tunggu respon dari pemerintah,’’ terangnya.(gal)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid