Pengurus MUI Kecamatan Dilantik

Pengurus MUI Kecamatan Dilantik
DILANTIK : Wali Kota Mataram melantik pengurus MUI kecamatan se- Kota Mataram. (Fahmy/Radar Lombok)

MATARAM- Mataram adalah kota yang penduduknya heterogen. Jika tidak dikelola dengan baik, keragaman penduduk akan melahirkan masalah. Karena itu semua pihak harus merawat segala macam perbedaan sebagai kekayaan daerah.

Untuk meminimalisir terjadinya benturan-benturan antar masyarakat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Mataram ikut terlibat dalam bentuk safari jumat. Pengurus MUI berkunjung ke masjid-masjid dalam rangka menyampaikan pesan-pesan perdamaian.

Sementara itu kemarin, Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh melantik ratusan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) kecamatan se-Kota Mataram masa bakti 2017-2021 bertempat di Pendopo Wali Kota Mataram. Pelantikan disaksikan oleh Ketua MUI Kota Mataram H. Muchtar bersama segenap anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Mataram. Yang dilantik adalah pengurus MUI Kacamatan Ampenan, Kecamatan Sekarbela, Kecamatan Mataram, Kecamatan Selaparang, Kecamatan Cakranegara dan Kecamatan Sandubaya.

Usai melantik mereka, Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh mengatakan bahwa Pemkot sangat memberi perhatian dan dukungan kepada MUI secara kelembagaan karena posisi strategisnya di tengah masyarakat. Ahyar mengaku bersyukur dan bangga karena masyarakat Mataram memiliki semangat toleransi yang tinggi dan tetap menjaga suasana kebersamaan.” Keberagaman yang ada di Kota Mataram ini menjadi kebanggaan yang patut kita syukuri dan kita rawat dengan sama-sama menjaganya, ungkapnya.

Tingginya toleransi ini diyakini tidak lepas dari dukungan seluruh komponen masyarakat Kota Mataram. “ Itu menjadi modal kita dalam pembangunan,” ujarnya.

Diakui Wali Kota, masih banyak persoalan yang harus mendapat perhatian yang tidak mungkin diatasi hanya oleh pemerintah saja. Di sinilah harapan besar pemerintah terhadap MUI sebagai lembaga tempat berkumpulnya para ulama untuk terus memberikan pencerahan, nasehat, dan pembinaan terhadap masyarakat. Karena itu Wali Kota berpesan kepada para pengurus yang baru dilantik untuk segera menyusun program kerja bersama dengan tokoh-tokoh agama lain, selanjutnya pihaknya akan memberi dukungan agar lembaga MUI benar-benar dapat melaksanakan tugas dan visi misi keumatannya. “Kita terus bersama untuk memberi kontribusi terbaik kita bagi Kota Mataram,” tutupnya.

Sementara itu Ketua MUI Kota Mataram H. Muchtar mengatakan, pengurus yang baru dilantik diharapkan dapat membantu pemerintah mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada. Dimana di masing-masing kecamatan ada  potensi benturan baik internal maupun antar umat beragama.

Untuk itu MUI Kota Mataram juga telah berupaya untuk meminimalisir dengan mengadakan safari jumat. “Semoga tidak terjadi lagi benturan baik internal maupun antar umat beragama, karena kita di Indonesia dipersatukan dengan Pancasila,” harapnya.(ami)