Pengoperasian LTSP Lombok Timur Belum Maksimal

LTSP
KANTOR LTSP: Meskipun kantor LTSP Lotim telah lama diresmikan, namun hingga kini kantor yang bertujuan melayani pengurusan dokumen ketenagakerjaan ini tak kunjung beroperasi maksimal. (DOK/RADAR LOMBOK)

SELONG — Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP) Lombok Timur (Lotim), hingga saat ini masih belum beroperasi secara maksimal. Pasalnya, ada beberapa pelayanan yang diharapkan dapat bergabung, namun hingga saat ini masih belum juga bergabung, dengan alasan peralatan masih kurang.

“Jadi LTSP belum operasi sesuai dengan harapan kita, karena beberapa stakeholder yang ada di LTSP belum masuk dengan beberapa alasan,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lotim, Andika Istujaya, Rabu kemarin (21/3).

Seperti Imigrasi yang diharapkan bergabung ke dalam LTSP ini untuk memudahkan para TKI mengurus berbagai persyaratan seperti pembuatan paspor, hingga saat ini masih belum masuk, dengan alasan stafnya masih kurang. ”Sekarang stafnya sudah ada, namun peralatan yang ada di dalam LTSP yang dipermasalahkan,” jelasnya.

Dikatakan, pihak Imigrasi sendiri meminta adanya deposit box di ruang Kepala Imigrasi, dipasangkan pendingin ruangan, dan berbagai fasilitas lainnya. Namun demikian, agar calon TKI merasa nyaman dan lebih mudah mengurus segala persayaratan, semua keinginan itu akan dipeuhi. “Alhamdulillah, hari ini sudah kita penuhi permintaan-permintaannya. Tinggal pihak Imigrasi mendatangi LTSP dan memeriksa semua fasilitasnya,” ujar Andika.

Sejak diresmikan tanggal 11 Januari lalu, ada beberapa lembaga/instansi yang sudah masuk ke dalam LTSP ini, diantaranya BPJS, Disnakertrans, BP3TKI, beserta Dukcapil. Ada enam lembaga/isntansi, ditambah Imigrasi dan Kepolisian. ”Yang belum masuk hingga saat ini tinggal Imigrasi dan Kepolisian,” jelasnya.

Disampaikan, pihak Kepolisian belum masuk ke LTSP, lantaran tidak adanya alat sidik jari. “Kepolisian ini bertujuan untuk memudahkan TKI mengurus SKCK, dimana SKCK ini hanya digunakan bagi yang ingin ke Negara Taiwan,” jelasnya.

Agar LTSP bisa beroperasi secara maksimal, akan ada rapat pembahasan kapan kesanggupan beberepa unsur yang belum masuk, bisa segera menempati ruangannya di LTSP. Sehingga memudahkan para calon TKI yang hendak mengurus berbagai persayaratan bisa lebih mudah.

“Sesuai tujuannya, LTSP ini akan dioperasikan untuk memberikan kemudahan dalam pelayanan bagi pengurusan dokumen ketenagakerjaan. Baik yang akan bekerja di dalam negeri maupun di luar negeri,” tandasnya. (wan)