Pengisian OPD Baru Sesuai Mekanisme

H. Suardi (HERY/RADAR LOMBOK)

TANJUNG – Kritikan  yang disampaikan Komisi I DPRD Lombok Utara terhadap pengisian Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  baru yang dianggap tidak proporsional  ditepis.

Sekretaris Daerah Lombok Utara H  Suardi menegaskan, pengisian OPD baru telah melalui beberapa tahapan sesuai mekanisme, sehingga tidak  ada azaz kepentingan pribadi. “Proses pengisian OPD baru sudah melalui mekanisme yang telah diatur dalam peraturan Kemenpan. Dari hasil evaluasi, kami menempatkan pejabat-pejabat sesuai kemampuannya. Jadi, tidak ada pejabat yang salah kamar,” tegas S Suardi di kantor bupati, Selasa kemarin (10/1).

Dijelaskan, yang melakukan evaluasi tim independen. Mereka itu memberikan masukan kepada bupati  dengan  penilaian  bagus, kurang bagus, dan cukup. Dari masukan itulah menjadi pertimbangan. “Jadi, hasil tim ini itulah menjadi dasar. Kemudian tingkat administrasi adanya job fit yang dilakukan tim internal  dari berbagai unsur termasuk inspektorat dalam menilai secara administrasi dan pelaksana,” terangnya.

[postingan number=3 tag=”opd”]

Suardi juga menepis  penempatan pejabat termasuk  kepala  Bappeda  berdasarkan  kepentingan  pribadi ataupun kepentingan sesaat. “Semua itu didasarkan atas dasar penilaian tim,” tandasnya.

Sementara pejabat yang masih kosong akan segera diisi. Jabatan lowong seperti Kepala BPBD, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kepala Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan, Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Komunikasi dan Informatika, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan, Kawasan Permukim dan Lingkungan Hidup, dan Sekretaris DPRD.  “Yang kosong segera melakukan pengisian. Sesuai peraturan Kemenpan akan ada tim dari unsur akademisi, praktisi, tim ahli dan unsur internal yang membantu bersifat administrasi. Kita tengah mempersiapkannya,” pungkasnya.(flo)