Pengiriman Dua CTKI Tujuan Dubai Digagalkan

DIAMANKAN: Inilah dua orang CTKI yang berhasil diamankan petugas otoritas bandara bersama TNI dan petugas BP3TKI kemarin.

PRAYA – Komando Distrik Militer (Kodim) 1620/WB Lombok Tengah bersama otoritas bandara dan BP3TKI kembali mengamankan dua calon tenaga kerja Indonesia (CTKI) tujuan Dubai.

Dua CTKI tersebut atas nama Eka Lisnawati alamat Dusun/Desa Tengah Kecamatan Utan Sumbawa dan Nopi Apriani asal Dusun Lopok Beru Desa Lopok Kecamatan Lunyuk Sumbawa. Dua CTKI tersebut tertangkap oleh tim gabungan Bandara Internasional Lombok (BIL) dan Kodim 1620 beserta petugas BP3TKI Mataram. Dua CTKI ini akan terbang menggunakan pesawat Batik Air ID 7334 tujuan Jakarta.

Adapun krinologis, sekitar pukul 09.00 Wita, Senin kemarin (5/6) dua CTKW tiba di BIL.  Dari Sumbawa menggunakan pesawat Wings Air IW 1861, selanjutnya dua CTKW langsung menuju ke ruang tunggu domestik.

Saat itu ada  dua  aggota unit Inteldim 1620/Loteng menerima laporan ada pengiriman dua orang asal Sumbawa yang transit LIA dengan tujuan Timur Tengah Dubai. Saat dilakukan pemeriksaan awal di ruang tunggu penumpang. Dua CTKW tersebut mengaku akan bekerja di ke Timur Tengah (Dubai) oleh tekong yang berbeda dari Sumbawa yakni Eka Lisnawati dengan tekong Mastari asal Sumbawa dan Nopi Apriani dengan tekong saudari Mati asal Sumbawa juga.

BACA JUGA :  Penerbitan Paspor CTKI Diperketat

Selanjutnya paspor kedua CTKW dipegang oleh tekongnya dan akan diberikan setibanya di Jakarta. Dua CTKI ini diberi uang oleh tekongnya. Masing-masing untuk Eka Lisnawati sebesar Rp 5 juta dengan perincian Rp 800 untuk buat paspor baru dengan merubah alamatnya, dan sisanya buat bekal berangkat dan Nopi Apriani sebesar Rp. 2.900.000  

Informasi ini dibenarkan Dandim 1620/WB Lombok Tengah Letkol Infantri Is Abul Rasi, kalau anggotanya bersama petugas BP3TKI telah melakukan penangkapan kembali terhadap dua orang CTKI asal Sumbawa. “Tadi sekitar Pukul 09.00 anggota bersama otoritas bandara dan petugas BP3TKI NTB, telah berhasil menggagalkan dua orang terduga CTKI, yang akan diterbangkan ke Dubai,” paparnya, kemarin.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata Eka Lisnawati sudah dua kali menjadi TKW di Abudhabi pada tahun 2012 selama dua tahun, melalui PT Marko Ria Putra dan Oman tahun 2014 selama dua tahun melalui PT Leppi. Sedangkan Nopi Apriani pernah berangkat ke Abudhabi tahun 2014 melalui PT DUTAS (Duta Tangguh Selaras) Jakarta Timur dengan kontrak 2,5 tahun. “Kedua CTKI sudah diamankan oleh BP3TKI, selanjutnya mereka akan dipulangkan,” tutupnya. (cr-ap)