Pengemis Terjaring Razia, Petugas Amankan Jutaan Rupiah

razia pengemis mataram
TERJARING ; Dua pengemis asal Lombok Timur terjaring Satgas Dinas Sosial Kota mataram kemarin. (Sudir/Radar Lombok)

MATARAM- Satgas Dinas Sosial Kota Mataram berhasil menangkap dua pengemis penyadang cacat yang kerap  beraksi di kantor-kantor pemerintahan. Keduanya ditangkap tanpa perlawanan.

Dari tangan pengemis ini petugas menyita uang tunai Rp 4 juta. Keduanya masing-masing bernama Hadi (40 tahun) dan Jaber (38 tahun) asal Jerowaru Lombok Timur.  

Kepala Seksi Rehabilitasi Pelayanan Sosial Anak dan Usia Lanjut Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram Leni Oktavia mengatakan, Satgas terus melakukan patroli di beberapa titik rawan. Bahkan Satgas telah ditempatkan di kantor Wali Kota Mataram dan pusat keramaian seperti Mataram Mall, Rubby Supermarket dan lain-lain. “ Yang dua orang  asal  Jerowaru Lombok Timur. Ini pemain lama, mereka sudah dua kali ketangkap,” katanya kepada Radar Lombok kemarin.

Pihaknya akan memberikan efek jera. Uang hasil  mengemis disita lalu diserahkan ke Baznas Kota Mataram untuk diinfakkan.  Selama beberapa hari ini pihaknya mengklaim aktif melakukan penertiban seperti pengemi sudah ada 10 orang yang ditangkap.

Kedua pengemis yang tertangkap ini diminta menandatangani surat pernyataan tidak mengulangi lagi perbuatannya. Keduanya diserahkan ke Dinsos Provinsi NTB untuk dibina.

Sementara itu anak jalanan dan pengemis yang berasal dari Kota Mataram dilakukan pembinaan oleh satuan bakti pekerja sosial. “Anak jalanan dan pengemis dari Kota Mataram ini adalah pemain lama, kita terus berikan pembinaan,’’ jelasnya.

Menurutnya, pemantauan anak jalanan dan pengemis selama Ramadan dilakukan hanya dengan patroli oleh Satgas Sosial. Dinsos mengoptimalkan keberadaan Satgas Sosial untuk melakukan patroli dan penertiban di sejumlah titik yang dianggap rawan tempat mangkal anak jalanan dan pengemis.”Dengan demikian, apabila Satgas menemukan aktivitas anak jalanan dan pengemis, mereka akan langsung ditertibkan dan dibawa ke kantor,”  singkatnya.

Terpisah, anggota Komisi IV DPRD Kota Mataram I Ketut Deresta meminta dinas terkait untuk terus melakukan pembinaan serta pemantuan di beberapa lokasi yang biasa dijadikan tempat mangkal oleh para pengemis.” Kita harapkan ada tindakan tegas, serta daerah asal memberikan pembinaan,’’ katanya.(dir)

BACA JUGA :  Pelaku Curanmor di Bawah Umur Ditangkap