Pengembang Perumahan di Kota Mataram Wajib Sediakan Lahan Kubur

Kalaupun tidak bisa menyediakan dalam bentuk lahan, pengembangan juga bisa menggantinya dengan memberikan uang kepada Pemerintah Kota Mataram yang dimana uang tersebut bisa dimanfaatkan untuk membeli lahan sebagai pengganti lahan pemakaman yang tidak bisa disiapkan.” Kalau tidak ada lahan bisa diganti dengan uang,” jelasnya.

Ditambahkan Wiska, keberadaan Perda ini harus dibarengi oleh SKPD yang bersangkutan untuk menyusun draf Peraturan Wali Kota. Karena mengacu Perda PSU, justru tidak ada Perwal sampai sekarang. Oleh karena itu Wiska berharap seharusnya ketika Perda pemakaman ini sedang disusun, OPD yang terkait menyusun Perwal. Sehingga begitu Perda ini ditetapkan tidak perlu menunggu lama Perwal sudah bisa diberlakukan untuk semua pengembang.” Kami harap BB OPD yang bersangkutan bisa segera mulai menyusun draf Perwal,” harapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Mataram HM. Kemal Islam mengakui kalau saat ini kondisi TPU Karang Medain sudah oveload, sehingga dinas melakukan perluasan lahan.” Memang kondisi sudah penuh sehingga perlu disediakan lahan baru,” katanya.

Salah satu upaya yang sudah dilakukan yakni dengan cara melakukan penataan makam. Mulai tahun lalu ahli waris tidak diberikan lagi melakukan pengecoran secara permanen pemakaman. Hal ini dimaksudkan agar lahan pemakaman tidak banyak habis dimanfaatkan karena lahan habis untuk membuat kuburan permanen.” Sudah kami lakukan langkah antisipasi untuk mengurangi overload TPU Karang Medain,” ungkapnya.(ami)