Pengedar Sabu Asal Bug-Bug Dibekuk

DIAMANKAN: MY, 26 tahun, warga Dusun Bug-Bug Selatan, Desa Bug-Bug, Kecamatan Lingsar saat diamankan aparat karena mengedarkan sabu. (DERY HARJAN/RADAR LOMBOK)

MATARAM – MY, 26 tahun, warga Dusun Bug-Bug Selatan, Desa Bug-Bug, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat terpaksa berurusan dengan polisi. Ia ditangkap Tim Opsnal Satres Narkoba Polresta Mataram lantaran diduga sebagai pengedar sabu-sabu. “Yang bersangkutan kami tangkap kemarin di pinggir jalan Dusun Lingsar Timur, Desa Lingsar, Kecamatan  Lingsar Kabupaten Lombok Barat,” ungkap Kapolresta Mataram AKBP Heri Wahyudi, Kamis (21/1).

Saat ditangkap, pelaku rupanya sempat mencoba mengelabui petugas. Tetapi tidak berhasil. Saat petugas datang ke TKP, MY berupaya membuang sabu dengan niat menghilangkan barang bukti. “Dia mau buang ke selokan, tapi kita gagalkan. Barang buktinya hampir jatuh ke selokan. Ada 8 poket sabu yang kita temukan dengan berat 4,54 gram,’’ bebernya.

Kemudian saat proses pengembangan, petugas berupaya menggeledah rumah pelaku. Tetapi pelaku kembali berniat mengelabui petugas dengan menunjukkan rumah orang tua sebagai rumahnya. Sementera MY sudah memiliki rumah sendiri. “Niat jahatnya untuk mengelabui itu terbaca karena gerak-gerik dia yang mencurigakan,’’ tuturnya.

Terungkap juga dari hasil permintaan keterangan, MY sebelumnya pernah ditangkap juga di kasus sabu pada tahun 2020. Tetapi karena barang bukti tidak ada, MY hanya dikenakan Pasal 127 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yakni sebagai pengguna dan mengikuti rehabilitasi. “Dulu dia sedang pesta sabu. Tapi karena barang bukti tidak ada, dan dia direhabilitasi,’’ jelas Heri.

Kini MY kembali mengonsumsi sabu dan diduga mengedarkan dengan barang bukti 4,54 gram. Sehingga tidak bisa mengelak lagi. Karena barang bukti lengkap didapatkan. “Selain itu percakapan handphone juga menguatkan pelaku sebagai pengedar,’’ tutup Heri. (der)