Pengamanan Liburan Panjang, Polres Loteng Terjunkan 150 Anggota

GELAR PASUKAN: Petugas gabungan saat melaksanakan apel gelar pasukan, Selasa kemarin. (m.haeruddin/radarlombok.co.id)

PRAYA — Petugas gabungan dari TNI-Polri, Sat Pol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Tengah (Loteng), akan melakukan pengawalan ketat selama libur panjang Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.
Untuk memastikan kesiapan itu, dilakukan apel gelar pasukan di halaman Polres Lombok Tengah, Selasa (27/10/2020).
Kapolres Lombok Tengah, AKBP Esty Setyo Nugroho menegaskan, untuk memastikan libur panjang tahun 2020 di perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW ini, berjalan dengan aman dan lancar. Pihaknya juga melibatkan berbagai stakholder, seperti TNI, Sat Pol PP dan Dishub untuk memantau dan melakukan pengamanan di berbagai lokasi nantinya.
“Pengamanan yang dilakukan melibatkan pesonil dari TNI- Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan. Sehingga, apel gelar pasukan ini kita lakukan untuk mengecek kesiapan anggota dalam melaksanakan pengamanan. Jadi ke depan, jika terjadi pengumpulan masa, maka anggota sudah siap melakukan pengamanan,” ungkap Kapolres Lombok Tengah, AKBP Esty Setyo Nugroho saat ditemui usai memimpin apel.
Pihaknya menegaskan, setidaknya ada 150 aparat kepolisian yang diterjunkan dalam melakukan pengamanan libur panjang ini. Jumlah ini belum termasuk petugas dari TNI, Sat Pol PP dan Dishub. Bahkan, pihaknya juga sudah memerintahkan semua Polsek dan jajarannya, untuk terlibat langsung dalam melakukan pengamanan disejumlah tempat yang bisa menjadi lokasi keramaian saat libur panjang ini.
“Jadi secara masif kita juga melakukan operasi yustisi dan kita untuk pengamanan ini menerjunkan 150 personil. Sementara, untuk mengantisipasi adanya pelanggaran penerapan protokol kesehatan covid-19 di tempat wisata. Kami, telah menghimbau pengelola wisata menerapkan protokol kesehatan,”tegasnya.
Selain sudah memberikan himbauan kepada pengelola wisata untuk penerapan protokol Covid-19. Sejumlah personil dan Polsek jajaran juga, tetap melakukan pengamanan di sejumlah titik objek wisata di daerah itu, yang sering dikunjungi warga saat liburan. Sehingga, pihaknya berharap kepada semua element masyarakat. Untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran virus Covid-19.
“Terutama dengan memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak, saat melakukan aktivitas. Terlebih, memang sudah ada sanksi denda bagi warga yang tidak menggunakan masker. Makanya, setiap pengunjung itu wajib menggunakan masker, untuk mengantisipasi penyebaran musibah non alam berupa virus Covid-19 yang sampai dengan saat ini masih terjadi,” tambahnya. (met)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaKelulusan CPNS Diumumkan 30 Oktober
Berita berikutnyaSaatnya Mahasiswa Ikut Cegah Radikalisme