Pendidikan Dasar di Mataram Kekurangan Guru

Ilustrasi Guru
Ilustrasi Guru

MATARAM—Tenaga pendidik di jenjang sekolah dasar (SD/SMP) di Kota Mataram rupanya kekurangan guru. Kekurangan ini dirasakan terutama untuk guru kelas, agama dan prakarya.

Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram, L Muhammad Sidik mengatakan, kekurangan ini disebabkan lantaran banyaknya guru yang memasuki masa pensiun. Namun ada juga disebabkan karena dipromosikan menjadi kepala sekolah dan pengawas.

“Penyebab lainnya karena akibat dari adanya moratorium pemerintah pusat terkait pengangkatan guru,” ucapnya, Senin (9/10).

Demi mengatasi kekurangan tersebut, pihaknya terpaksa harus mengangkat guru honor. Jumlah kekurangan tenaga pendidik di masing-masing bidang itu disebutnya bervariasi. Namun angka pasti jumlah kekurangan itu belum bisa dipastikan pihaknya.

Meski ada kekurangan guru, ia memastikan tidak ada kendala dalam proses belajar mengajar pada masing-masing bidang mata pelajaran. Pada bidang mata pelajaran agama misalnya, proses belajar mengajar disebutnya tetap berjalan baik.

Terpisah, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) MTs/SMP Kota Mataram, H. Lalu Suwarno, mengatakan hal yang senada, kekurangan guru di masing-masing bidang tersebut benar adanya. Bahkan, di 24 SMP yang ada di Kota Mataram rata-rata semuanya merasakan kekurangan guru.

“Guru yang paling banyak dirasakan minim adalah guru prakarya dan guru seni budaya, baru kemudian di susul dengan guru agama dan guru bidang studi yang lainnya,” ucapnya. (cr-rie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid