Penderita HIV/AIDS di Kota Mataram Terus Bertambah

Penderita HIV/AIDS di Kota Mataram
Ilustrasi HIV/AIDS

MATARAM – Penderita HIV/AIDS di Kota Mataram terus bertambah . Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, H Usman mengatakan, angka penderita ada kenaikan dari tahun sebelumnya. Tahun 2016  sampai Desember tercatat ada  337 kasus. Tahun ini ada penambahan sekitar 2 persen. ” Ada kenaikan.

BACA JUGA :  Mau Diet ? Berikut Tips Menghentikan Rasa Lapar

Tahun 2017 sampai Oktober ada penambahan sekitar 2 persen, angka riilnya saya tidak hafal. Bahkan beberapa lingkungan sudah masuk kategori zona merah,” katanya kepada Radar Lombok, Rabu kemarin (29/11).

Penderita HIV/AIDS ini menyebar di seluruh kecamatan di Kota Mataram. Namun yang tertinggi di Kecamatan Cakranegara.  Secara umum penderitanya dari berbagai profesi dan usia. Jadi, penularan HIV/AIDS tidak hanya di kalangan usia produktif tetapi juga pada ibu rumah tangga dan anak-anak. Penyebab penularannya masih didominasi hubungan seksual.” Didominasi selain seks bebas, juga narkoba,” ucapnya.

Upaya dilakukan untuk menekan penyebaran penyakit ini dengan meningkatkan sosialisasi dan penyuluhan. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Satpol PP untuk melakukan penindakan prektek prostitusi ini. ”Beberapa upaya sudah kami lakukan, bahkan semua puskesmas di Kota Mataram sudah membuka poli khusus untuk penanangan pasien. Untuk itu, momentum peringatan HIV/AIDS 1 Desember mendatang, kami meminta semua puskesmas untuk turun langsung serta gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat,” jelasnya.

BACA JUGA :  Puluhan Pejabat Tes Kesehatan

Terpisah Kabid Ops Satpol PP Kota Mataram, Bayu Pancapati mengatakan,untuk penindakan kawasan prostitusi dibutuhkan peran serta dari camat dan lurah setempat.  Praktek prostitusi ini, banyak dilakukan secara terselubung. ”Ini menjadi perhatian serius bersama bukan hanya dinas terkait,” katanya. (dir)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut