Pendampingan K13 Kembali Digelar

MATARAM—Kegiatan pendampingan dan penguatan Kurikulum 2013 (K13) untuk kluster 3 dan 4 kembali dilaksanakan. Kegiatan ini bertempat di SMPN 7 Mataram sekitar pukul 13.30 Wita.

Sekretaris Dinas Pendidikan  Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB, H Isin mengatakan, kegiatan ini diikuti guru-guru dari 6 SMP yang termasuk dalam kedua kluster tersebut. Ia juga menyebutkan bahwa kurikulum sifatnya dinamis.

Praktis, harus ada upaya untuk memperhatikannya dengan memberikan pendampingan dan penguatan bagi kalangan guru. Jika tidak dilaksanakan, bias jadi sekolah akan ketinggalan.

Sejauh ini, jelasnya, dari tahun ke tahun sudah ada belasan kurikulum yang disuguhkan pemerintah. Kebijakan itu dikeluarkan pada substansinya demi kemajuan pendidikan.

"Pemerintah dan sekolah sudah semakin serius menata kemajuan pendidikan melalui K13 ini," katanya Rabu (14/9).

Tidak hanya itu sambungnya, di Kota Mataram sendiri ada sekitar 12 SMP baik negeri dan swasta telah menjalankan K13. Namun kegiatan pendampingan ini lebih kepada penguatan saja. Tujuannya agar setiap aturan main dalam K13 makin sempurna.

Pihaknya menegaskan, harapan dari kegiatan ini supaya pelaksanaan K13 lebih meningkat dan terkontrol dalam implementasinya. "Insya Allah akan semakin meningkat pelaksanaannya, akibatnya siswa akan lebih berkarakter," sambungnya.

Sementara itu, Ketua Kluster 3 yang juga sekaligus Kepala SMPN 1 Mataram, Saptadi Akbar mengatakan, di Kota Mataram ada 12 SMP yang menjalankan K13. Dari 12 sekolah ini terbagi menjadi 4 kluster dengan masing-masing kluster beranggotakan sebanyak 3 sekolah.

Lanjut, semua kluster ini akan didampingi selama 3 bulan oleh instruktur kota. Adapun dalam pendampingannya akan dilakukan 3 kali di masing-masing induknya dan 3 kali di sekolahnya masing-masing. Hal ini menurutnya akan menjadi cukup maksimal pelaksanaannya dan akan bisa menguatkan materi materi yang tengah diterima. (cr-rie)